Sebelum Bunuh Diri, Mahasiswi Pasuruan Curhat di Quora

0
478
Mahasiswi Pasuruan
Foto: Paola Chaaya

Meninggalnya seorang mahasiswi Pasuruan menjadi viral melalui tagar #SAVENOVIAWIDYASARI. Lewat tagar tersebut juga, terungkap bahwa dirinya sempat membagikan beberapa curhatan di Quora.

Setelah terungkap bahwa penyebab bunuh dirinya bukan karena ditinggal oleh ayahnya, kini curhatan Novia Widyasari, mahasiswa Pasuruan tersebut, viral di Twitter. Dalam Quoranya tersebut, beberapa kali ia menyebut ingin mengakhiri hidupnya.

Akun tersebut bernama Aulia Dinarmara Putri R. Menurut laporan, akun ini diduga milik mahasiswa Pasuruan tersebut.

Beberapa potongan posting Quora ini ternyata juga sempat menarik perhatian warganet. Hal ini diketahui dari banyaknya komentar baik yang mendukung Novia untuk tidak melakukan percobaan bunuh diri dari setiap postingannya.

Pada salah satu postingannya di Quora, Novia sempat mengungkap bahwa dirinya berniat pergi dari rumah dengan menggengam dua sianida. Namun, tindakan tersebut ia urungkan setelah melihat ibunya sedang memasakannya rawon.

Isi postingan Quora Novia | Foto: Twitter/@handbyafe

Dalam postingan yang sama, Novia melampirkan sebuah membuat mengharukan untuk ibunya. Tulisannya sebagai berikut.

“Ikhlasin aku ya ma. Aku uda capek, nggk kuat. Aku ketakutan sendiri tiap hari. Terima kasih untuk segala hal yg mama lakukan untuk aku. Aku minta maaf juga. Terima kasih mama. Aku sayang mama,” tulis Novia di sebuah postingan yang diunggah pada tanggal 28 November 2021 lalu.

Isi postingan Quora Novia | Foto: Akun Quora Aulia Dinarmara Putri R

Pada sebuah postingan yang diunggah Rabu (1/12) lalu, Novia menulis, “setiap hari, setiap mama berangkat kerja, setiap mama memandangku, setiap jam setiap waktu. Beliau selalu memohon kepada saya untuk tetap hidup. Bersimpuh, menangis, menciumi saya. ‘Hidup ya, temani mama” dia berkata sambi memegangi tangan saya. Dia hanya membutuhkan saya hidup saja. Tidak ada tuntutan lain.”

Isi Curhatan Novia | Foto: Twitter/@handbyafe

Dalam postingan yang sama, Novia mengungkap bahwa dirinya sempat berobat ke psikiater. Lalu, dirujuk untuk konseling ke Psikolog.

Dari sanalah, ia didiagnosa Depresi Mayor dan dianjurkan untuk rawat inap. Namun, gadis 23 tahun tersebut menolak. Ia juga mengaku bahwa dirinya tak pernah berbicara dan hanya bisa menulis atau mengetik sesuatu untuk menyampaikan isi hatinya.

“Dia membawa saya ke RSJ untuk berobat. Setelah pemeriksaan dengan Psikiater saya dirujuk untuk konseling ke Psikolog. Saya didiagnosa Depresi Mayor dan dianjurkan rawat inap namun saya menolak,” tulis Novia.

Isi Curhatan Quora Novia | Foto: Gadgetdiva

Pada salah satu postingan lainnya, mahasiswi Pasuruan tersebut mengunggah fotonya yang sedang mengunjungi makam ayahnya. Ia bercerita bahwa dirinya menangis sambil bercerita pada makam ayahnya tersebut. Berharap bahwa ayahnya akan melihat dan mendengarkan ceritanya.

“Foto ini saya ambil ketika saya menangis di atas makam Ayah saya. Ibu saya mencari saya dimana sebab sedari jam 8 pagi hingga sore pukul saya duduk disini. Jadilah saya kirim foto ini,” tulisnya dalam sebuah postingan yang diunggah pada tanggal 23 November 2021 lalu.

Isi Curhatan Quora | Foto: Twitter/@y00nzinoo

Menurut salah satu tweet dari akun @handbyafe, mengunggah sebuah posting Quora yang mengungkap bahwa akun Aulia Dinamara sempat bercerita seputar kronologis dirinya dicekoki pil aborsi oleh orang tua pacarnya. Namun, cerita tersebut dihapus.

“Kaget banget. Dulu ada cerita panjang di akun Aulia Dinarmara tentang bagaimana kronologi ia dicekoki pil aborsi oleh ortu pacarnya. Awalnya bilang mau melamar dan tanggungjawab pasca di diperkosa. Taunya malah disuruh nenggak pil itu. Tapi postingannya nampaknya dihapus karena nama pacarnya terpampang jelas,” tulis akun tersebut.

Novia telah melewati perjalanan panjang dan banyak perjuangan. Oleh karena itu, dirinya kini mendapat banyak dukungan para warganet. #SAVENOVIAWIDYASARI pun masih menjadi trending topic dan perbincangan hangat di Twitter.

Hingga hari ini (4/12), beragam doa dan kalimat baik diutarakan oleh para warganet di Twitter. Tak sedikit yang membela mahasiswi Pasuruan tersebut, bahkan sampai menuntut polisi untuk segera mengusut kasus tersebut hingga selesai.

Seperti yang diungkapkan oleh salah satu akun Twitter, “it’s not suicide, it’s murder. They murdered her spirit until she has no longer will to live. My she rest in peace,” tulis akun dengan nama pengguna @ymndhpsr.

“ini isi pertanyaan dari Quora Almarhumah, Ya Allah mbakk, tenang2 ya,” komentar salah satu akun dengan nama pengguna @duduajuni.

“Yang tenang ya mbak, aku sedih banget bacanya. Ngersa diri sendiri aja udh banyak bgt masalah, berat bgt masalah, tapi ternyata ada yg lebih pedih lagi memikul bebannya sendiri,” ungkap akun @bynanads untuk mahasiswi Pasuruan tersebut.

Baca juga: #SAVENOVIAWIDYASARI Trending di Twitter

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here