2021, Satu Smart Home Punya 5 Perangkat Pintar

0
230
Smart Home
Foto; Samsung

2021 perangkat IOT secara keseluruhan diperkirakan bakal tumbuh pesat teramasuk gadget, wearable dan lain sebagainya. Hal ini tak dipungkiri berkat dorongan pandemi Covid-19 yang menuntut masyarakat untuk aktif beraktifitas melalui perangkat digital.

Ketua Umum Asosiasi IoT Indonesia (ASIOTI), Teguh Prasetya mengungkapkan contoh paling mudah mengambarkan percepatan pertumbuhan perangkat AIOT ada pada smart home dan smartphone.

“Smart home itu tumbuh sebesar 5-6 juta perangkat dalam setahun. Artinya dalam 1 rumah tersedia 5 perangkat pintar yang menunjang, artinya ada 30 juta perangkat dalam setahun tumbuh. Kita perkirakan jumlah yang sama juga bakal tumbuh di 2022, demikian juga dengan smartphone yang diproyeksi bakal tumbuh single digit, setelah di 2021 perangkat tersebut tumbuh sekitar 20 juta dalam setahun,” jelas Teguh, beberapa waktu lalu.

Baca juga: iPod Shuffle Viral Lagi Gara-gara TikTok

Kemudian perangkat ini tidak bisa berdiri sendiri, tapi didukung oleh pengembangan jaringan yang juga terbilang cukup krusial, dimana Wifi pun berevolusi dari vesi 5 ke 6, jaringan seluler pun bergerak dari 3G,4G kini sudah memasuki 5G.

“Saya melihat 5G di 2022 bakal tergelar lebih luas, baik itu untuk publik maupun kebutuhan koorporasi melalui stand alone network,” paparnya.

Di atas jaringan, aplikasi solusi juga tumbuh sedemikian tinggi di 2022. Teguh berkesimpulan, jika melihat pertumbuhan perangkat pintar beserta penunjangnya yang begitu massif, 2021 disebut sebagai tahunnya recovery ekonomi dan 2022 bisa disebut sebagai tahunnya kebangkitan kembali perangkat digital, solusi digital untuk mendukung trasnformasi digital di tanah air.

Sementara itu Infinix melihat smartphone juga bakal tumbuh massif dan cerah, Sergio Ticoalu, Country Marketing Manager Infinix pun memaparkan jika pihaknnya melihat perangkat mid low sangat berkembang.

“Tren smartphone 5G juga kian terbuka lebar, ini bisa dilihat dari berbagai vendor telah meluncurkan perangkat 5G-nya,” sambung Sergio.

Kendati demikian, selain Smartphone, Sergio menceritakan juga bakal fokus di produk laptop. Pasalnya, di beberapa platrofm e-dagang, laptop pertama yang mereka luncurkan, Inbook berhasil memimpin penjualan.

“Kebutuhan akan perangkat laptop kini sangat tinggi, dan perangkat kami memiliki spesifikasi memumpuni namun tetap kita bandrol dengan harga terjangkau,” tuturnya.

Yang menarik, kata dia, di 2022 ternyata juga menarik minat Infinix untuk ikut terjun di perangkat Smart TV dan perangkat wearable. “Kita bakal luncurkan tahun ini, perangkat ini semua bakal terintergrasi dengan smartphone Infinix sebagai core-nya,” tambah Sergio.

Yang menjadi catatan menarik juga, perangkat smartphone tumbuh tidak melulu karena spaesifikasi dan lain sebagainya, namun karena peran smartphone menjadi lebih sangat berarti di era pandemi seperti saat ini,

Lucky Sebastian, pengamat gadget dalam ajang ini menyampaikan smartphone kini berperan menjadi sarana yang jauh lebih modern, mendorong jauh fungsi sebagai alat komunikasi, disamping memang bergeser secara tren.

“Masyarakat memandang smartphone dibutuhkan untuk menjadi akses dompet digital, belanja online, pesan makan yang pada hakikatnya menjadi alat utama dari kebutuhan manusia, berbagai hiburan gaming, streaming film pun diakses juga melalui smartphone,” terangnya.

“Jumlah Smartphone pun tak dipungkiri, jauh lebih besar ketimbang PC atau notebook dan menjadi perangkat utama dan sangat dibutuhkan,” tutupnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini