Penjualan CD Naik untuk Pertama Kalinya Sejak 2004

Penjualan CD Naik untuk Pertama Kalinya Sejak 2004
News

Penjualan CD Naik untuk Pertama Kalinya Sejak 2004

Penjualan CD Naik untuk Pertama Kalinya Sejak 2004

Penjualan CD Naik untuk Pertama Kalinya Sejak 2004 # Sumber : gadgetDiva

Gadgetdiva.id — Item retro yang diperkirakan akan naik dauh lagi di era sekarang diprediksi adalah CD musik. Pasalnya, cakram mini mirip vinyl ini dikabarkan mengalami kenaikan dari sisi penjualan di tahun 2021 lalu. Ini terjadi untuk pertama kalinya sejak hampir 20 tahun lalu.

Laporan penjualan tahunan untuk CD, yang didapat dari data Asosiasi Industri Rekaman Amerika (RIAA) menyebutkan adanya kenaikan, khususnya di Amerika. Angka penjualan naik dari 1,6 juta di 2020 menjadi 46,6 juta keping di 2021. Dari sisi revenue, tentu saja mengalami lonjakan, dari USD483,2 juta menjadi USD584,2 juta.

GoTo Tawarkan Saham Perdana ke Bursa Efek Indonesia

Baca juga: Cara Pakai Fitur Musik dan Reels di Instagram

Ini disebut RIAA sebagai kenaikan yang mencengangkan di tengan industri musik yang loyo dari tahun ke tahun. Untuk pertama kalinya jumlah penjualan CD naik, setelah mengalami penurunan jual beli sejak 2004 lalu.

penjualan cd naikPhoto by Kevin Laminto / Unsplash

Memang kenaikan ini masih jauh dari masa-masa sukses industri CD musik yang mengalami zaman gemilang di tahun 2000. Namun, kenaikan apapun dianggap cukup signifikan karena terjadi setelah hampir dua dekade. Pada tahun 2000, penjualan album CD mencapai hampir miliaran keping, dan revenuenya mencapai USD13,2 miliar.

Penjualan CD Naik untuk pertama kalinya

Penjualan vinyl juga diperkirakan terus naik setelah 15 tahun lamanya. Kenaikanya terjadi untuk pertama kali sejak 1980. Pada 2020, penjualan album vinyl mampu menghasilkan revenue lebih banyak dari CD, sepanjang paruh pertama tahun 2020.
Di 2021, jumlah keping vinyl yang terjual mencapai 39,7 juta unit di Amerika saja, namun, dengan total revenue mencapai USD1 miliar.

penjualan cd naikPhoto by Skylar Sahakian / Unsplash

Jika dipadukan, penjualan CD dan vinyl, keduanya mampu menghadirkan pertumbuhan penjualan perangkat musik yang signifikan. Kenaikan cukup besar tahun lalu, untuk pertama kalinya sejak 1996.

Axios melaporkan bahwa salah satu faktor di balik peningkatan penjualan CD adalah penundaan album vinyl, yang oleh beberapa orang menyebut ini sebagai kesalahan Adele.

Tetapi semua ini tidak berarti media musik fisik hampir menantang alternatif digitalnya. Album CD dan vinyl menghasilkan kurang dari 11 persen dari semua penjualan musik tahun lalu, sementara langganan berbayar menghasilkan 57,2 persen dari semua pendapatan (USD8,6 miliar), dan penjualan yang didukung iklan mampu berkontribusi sampai USD1,8 miliar.


author-img_1

Siti Sarifah Aliah

Reporter

Jurnalis teknologi dan gadget sejak 2005. Mulai dari Majalah Digicom, pernah di Tabloid Ponselku, pendiri techno.okezone.com, 5 tahun di Viva.co.id, 2 tahun di Uzone.id. Pernah bikin majalah digital Klik Magazine, sempat di perusahaan VAS Celltick Technologies. Sekarang jadi founder Gadgetdiva.id, bantuin Indotelko.com dan Gizmologi.id. Supermom dengan 2 orang superkids. update

Artikel Terkait

Rudy Salim Investasi di Perusahaan Digital Lesti Kejora
News

Rudy Salim Investasi di Perusahaan Digital Lesti Kejora

Gadgetdiva.id — Prestige investasi di Leslar Entertainment. Prestige Corp milik pengusaha R..

GoTo Tawarkan Saham Perdana ke Bursa Efek Indonesia
News

GoTo Tawarkan Saham Perdana ke Bursa Efek Indonesia

Gadgetdiva.id — GoTo tawarkan saham perdana ke Bursa. Perusahaan gabungan PT Gojek Tokopedi..

Fitur baru Clubhouse In-Room Chat, Bisa Ngobrol dengan Siapa Saja
News

Fitur baru Clubhouse In-Room Chat, Bisa Ngobrol dengan Siapa Saja

Gadgetdiva.id — Fitur baru Clubhouse mulai dijajakan ke pengguna, yakni In-Room Chat. Fitur..

IT Infrasturcture Summit 2022 Digelar Secara Virtual
News

IT Infrasturcture Summit 2022 Digelar Secara Virtual

Gadgetdiva.id — CIT Group menggelar IT Infrastructure Summit 2022 secara virtual untuk Indo..


;