Thursday, 25 February 2021
[adrotate banner="3"]

Bisnis Hp Menurun, Huawei Lirik Bisnis Peternakan Babi

Raksasa telekomunikasi China, Huawei, mulai melirik industri lain setelah larangan perdagangan yang sedang berlangsung dengan AS memengaruhi penjualan elektronik konsumennya. Meskipun menawarkan perangkat keras...
More

    Latest Posts

    [adrotate banner="4"]

    Memudahkan Pembayaran Non-Tunai BUMN Resmikan LinkAja

    Diva says – Layanan keuangan berbasis elektronik, LinkAja secara resmi diluncurkan oleh Menteri BUMN, Rini Soemarno, Minggu (30/06/2019), di Gelora Bung Karno, Jakarta Pusat. Peluncuran ini diadakan sebagai hasil dari sinergi berbagai produk keuangan elektronik BUMN.

    Berhubung hingga tahun 2018 tercatat 76% transaksi di Indonesia masih di dominasi pembayaran uang tunai, sehingga penggunaan uang elektronik sebagai pembayaran sebagian dari tujuan LinkAja. Aplikasi ini mengenalkan transaksi non-tunai yang dianggap mampu meningkatkan inklusi keuangan di masyarakat.

    Aplikasi LinkAja bisa digunakan untuk berbelanja online seperti Tokopedia, Bukalapak dan Blanja. Bukan cuma itu, aplikasi ini bisa digunakan untuk pembayaran digital seperti, IndiHome, PLN, e-commerce, transportasi umum seperti Kereta Api, Bis, LRT, MRT dan Pesawat.

    “LinkAja menawarkan layanan pembayaran digital yang berfokus pada pemenuhan kebutuhan esensial masyarakat. Salah satunya adalah program digitalisasi SPBU bersama pertamina, pengenalan pembayaran nirsentuh di jalan tol dengan Jasa Marga, dan pembayaran digital di transportasi public seperti Kereta Api, Bis, LRT, MRT, Pesawat.” ujar Danu Wicaksana, CEO LinkAja.

    Untuk pengisian saldo dan tarik tunai, LinkAja memiliki 100 ribu titik CICO (Cash In Cash Out) di seluruh Indonesia, termasuk Minimart, Grapari Telkomsel, puluhan ribu ATM Link Himbara dan jaringan ATM Bersama dan juga LinkAja memiliki jaringan outlet Mitra LinkAja (MiLA).

    LinkAja didukung oleh Telkomsel selaku operator seluler terbesar di Indonesia dan jaringan besar Himbara  (Himpunan Bank Milik Negara). Dengan ratusan ribu titik akses transaksi keuangan, keberadaan finarya sebagai platform system pembayaran produk-produk BUMN akan membantu mendorong ekosistem transaksi keuangan non-tunai.

    Menurut Danu ada dua tantangan utama dalam meningkatkan inklusi keuangan, kebiasaan masyarakat menggunakan uang tunai dan akses terhadap layanan keuangan yang masih terbatas. LinkAja juga menawarkan kemudahkan yang melayani remitansi dari Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Singapura untuk pengiriman uang secara praktis.

    “Peran Telkomsel sebagai operator seluler terbesar dan Pertamina selaku pemegang saham sangat besar disini dalam membantu misi besar kami. Harapan utama kami adalah LinkAja dapat menjadi agen pembangunan nasional dan membantu visi pemerintah untuk meningkatkan inklusi keuangan Indonesia menjadi 75% diakhir tahun ini,” lanjut Danu.

     

     

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here

    Latest Posts

    POPULAR