Sudah Masuk Indonesia, 92% Masyarakat Tertarik Gunakan Jaringan 5G di Masa Depan

0
264

Populix meluncurkan laporan survei berjudul “Mobile Phone Usage and 5G Network Projection” yang membahas tentang penggunaan ponsel serta masa depan jaringan 5G di kalangan masyarakat Indonesia. Survei dilakukan terhadap 1.000 responden laki-laki dan perempuan berusia 18-55 tahun pada tanggal 4-14 Juli 2022.

Saat ini sebanyak 79% masyarakat Indonesia memiliki satu ponsel untuk mendukung aktivitas sehari-hari. Bahkan 21% masyarakat saat ini memiliki 2 hingga 3 ponsel untuk mendukung mobilitas mereka. Dari segi sistem operasi, Android lebih mendominasi jenis ponsel orang Indonesia dibandingkan iOS.

Adapun merek ponsel Android yang mendominasi pasar Indonesia adalah Samsung (25%), Xiaomi (23%), dan Oppo (14%). Diikuti oleh iPhone dengan persentase sebanyak 14%. Hal yang menarik, Samsung berhasil menggeser posisi Xiaomi pada tahun ini, setelah laporan survei Populix sebelumnya pada Februari 2021 mengungkap bahwa Xiaomi menempati urutan pertama ponsel yang paling banyak digunakan, diikuti Samsung, Oppo, dan iPhone.

"Jaringan 5G"

Sedangkan dari jenis penggunaan operator seluler, hampir 9 dari 10 orang yang disurvei memilih kartu prabayar dengan pengeluaran maksimal hingga Rp 200.000 per bulannya. Adapun penggunaan pulsa tersebut 82% didominasi untuk penggunaan kuota internet, melakukan panggilan telepon (12%), dan SMS (6%).

Orang Indonesia juga semakin bergantung pada koneksi internet untuk berkomunikasi sehari-hari. Sebanyak 67% orang Indonesia terkoneksi dengan WiFi untuk mengakses internet, sementara 33% sisanya tersambung dengan kuota internet ponsel. Sebagian besar mengakses internet selama 4-8 jam per hari dengan waktu paling banyak diakses adalah pukul 6 sore – 9 malam.

Di tengah maraknya perkembangan jaringan 5G di Indonesia, 79% orang yang disurvei mengatakan bahwa mereka sudah mengetahui tentang jaringan 5G. Namun, 12% responden lainnya mengatakan ragu-ragu dan 9% mengatakan tidak mengetahui seputar jaringan generasi kelima ini.

Di kalangan orang-orang yang sudah mengetahui tentang 5G, koneksi internet yang cepat merupakan keunggulan 5G yang paling dikenal. Kecepatan koneksi internet (94%) tersebut, ditambah dengan kapasitas internet yang lebih besar (43%), menjadi dua alasan utama yang mendorong 92% orang mempertimbangkan untuk berpindah menggunakan jaringan 5G di masa depan.

Bahkan untuk menggunakan jaringan 5G, masyarakat berencana membeli ponsel yang mendukung jaringan 5G seperti Samsung (59%),  iPhone (41%), dan Oppo (22%). Di tengah antusiasme masyarakat mengenai jaringan 5G. Sebanyak 8% masyarakat mengatakan tidak mau menggunakan jaringan 5G dikarenakan akses internet yang masih terbatas (53%), biaya yang lebih mahal (39%), belum familiar dengan teknologinya (36%), dan khawatir dengan radiasi yang berbahaya bagi kesehatan (17%).

Untuk itu, pentingnya sinergi dari pemerintah, penyedia layanan, hingga lembaga-lembaga masyarakat untuk melakukan sosialisasi seputar jaringan 5G agar masyarakat teredukasi dengan lebih baik.

Baca juga : OPPO Reno8 Series Siap Hadir di Indonesia Bareng OPPO Pad Air, Catat Tanggalnya!

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini