OPPO Pimpin Pasar Smartphone Indonesia di Q2 2022

0
26

International Data Corporation (IDC) menyebut jika OPPO kuasai pasar smartphone di tanah air. Namun begitu, secara keseluruhan kuartal kali ini diklaim mengalami penurunan sebanyak 10 persen, walau per kuartalnya mengalami kenaikan 6,9 persen.

Dalam data yang bertajuk Worlwide Quarterly Mobile Phone Tracker melaporkan jika secara keseluruhan di kuartal kedua tahun ini jumlah pengapalan smartphone di Indonesia mencapai 9,5 juta unit. Angka ini naik 6,9 persen dibanding kuartal sebelumnya di tahun yang sama.

Masih menurut laporan tersebut, OPPO ternyata menguasai pasar smartphone di Indonesia dengan marketshare 2,6 persen. Angka ini membuat Brand ini berada di posisi puncak dengan jumlah pengapalan tital 2 juta unit smartphone. Meski begitu, pertumbuhan OPPO di Indonesia turun 3,0 persen menurut IDC.

Pihak OPPO mengatakan apa yang dicatatkan firma IDC sangat selaras dengan data internal mereka. OPPO melihat adanya kenaikan market share perangkat 5G berkat kehadiran lini seri Reno7, dimana ada dua perangkat 5G pada lini seri ini.

Aryo Meidianto selaku PR Manager OPPO Indonesia for Reno, mengatakan “Banyaknya portofolio perangkatkelas menengah yang disajikan menjadi faktor pendukung kenaikan pangsa pasar di kuartal kedua tahun 2022 ini. OPPO cukup menguasai pasar perangkat pada rentan harga 2,9 juta hingga 5,9 juta rupiah.

"OPPO"

Bahkan menurut IDC, 46,9% total pengiriman OPPO di 2022 berada pada segmen ini. Strategi untuk memingkatkan pasar 5G di Indonesia pada kuartal selanjutnya kembali diterapkan melalui peluncuran produk terbaru lini seri Reno8 yang baru diluncurkan pada Agustus yang lalu.

OPPO sangat optimis pangsa pasar perangkat 5G akan meningkat pada kuartal mendatang setelah kehadiran lini seri Reno8, apalagi ada 3 Perangkat 5G pada lini seri Reno8: Reno8 5G, Reno8 Z 5G dan Reno8 Pro 5G jika dibandingkan dengan lini seri Reno7 yang hanya menghadirkan dua perangkat 5G saja.

“Selain itu untuk memperkuat pasar pada kuartal mendatang, pihak kami siap menghadirkan beberapa produk kelas menengah yang dihadirkan untuk memenuhi kebutuhan konsumen di Indonesia,” tutup Aryo.

Di posisi kedua diduduki Samsung dengan jumlah pengapalan sebanyak 1,9 juta unit smartphone. Angka pengiriman ini membuat mereka terpaut 0,4 persen marketshare dibanding saingannya. Secara tidak langsung, perusahaan asal Korea Selatan itu pun diklaim naik 11,8 persen.

Di posisi lima besar berikutnya berturut-turut ada vivo, Xiaomi dan realme. Xiaomi terpaksa harus turun ke posisi empat, di bawah bayang-bayang realme yang kembali masuk 5 besar.

Baca juga : ASUS Resmi Luncurkan ROG Phone 6 di Indonesia, Bawa Desain Futuristik Sci-fi dan Perfoma BUAS

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini