Elon Musk Beli Twitter, Lengserkan Jajaran Bos Besar

0
#RIPTwitter
Elon Musk, orang terkaya di dunia, CEO Tesla dan SpaceX

Gadgetdiva.id — Setelah melalui drama hukum yang panjang, akhirnya Elon Musk beli Twitter juga. Beberapa jam setelahnya, ia melengserkan jajaran bos besar termasuk CEO Parag Agrawal pada Kamis (27/10) malam.

Elon Musk beli Twitter senilai 44 miliar dolar AS. Dimana menutup akuisisi Twitter dan menyegel kesepakatannya dengan platform tersebut.

Dilaporkan bahwa dia bersih-bersih “rumah” di hari yang sama setelah Elon Musk beli Twitter. Dia memecat CFO Ned Segal, Kepala Hukum, Kebijakan dan Kepercayaan Vihaya Gadde, Penasihat Umum Sean Edgett, bahkan CEO Parag Agrawal.

Dirinya memang sempat mengalami perseteruan panas dengan Agrawal. Serta, sempat pula mengkritik Gadde dalam cuitannnya.

“Sang burung dibebaskan,” cuitnya setelah menyelesaikan proses akuisis pada Kamis lalu.

Elon Musk Beli Twitter
Foto: Nadhira Aliya/Gadgetdiva.id

Dilaporkan pula Elon Musk akan memangkas para pekerja. Dimana membuat 7.500 karyawan dalam platform tersebut merasa resah dengan masa depan mereka.

Alasan Elon Musk beli Twitter sendiri bukan untuk mencari uang. Melainkan, untuk mencoba membantu umat manusia yang dia cintai.

Berita Elon Musk beli Twitter sendiri beredar sejak beberapa bulan lalu. Pada awal April, dirinya memang berniat untuk membeli platform tersebut dengan membeli 9,2 persen saham dari perusahaan seharga 3 miliar dolar AS.

Kurang dari sepuluh hari kemudian, CEO Tesla dan SpaceX tersebut menyatakan niatnya itu untuk membeli Twitter seharga 44 miliar dolar AS. Akhirnya, Twitter menerima tawaran tersebut, namun Elon tiba-tiba keluar dari kesepakatan tersebut.

Elon Musk Beli Twitter

Setelah melalui beberapa pra-persidangan dan menghadapi tanggal desposisinya, orang terkaya di dunia tersebut menindaklanjuti pembeliannya.

Tidak diketahui kenapa Elon Musk terkesan maju-mundur untuk membeli Twitter. Kemungkinkan ia dan tim hukumnya membaca laporan pada persidangan yang akan datang. Dimana akan dimulai pada 17 Oktober kemarin.

Twitter menggugat Elon Musk selama musim panas dan memaksanya untuk menindaklanjuti kesepakatan tersebut. Elon membalas Twitter, menyatakan bahwa perusahaan telah menyesatkannya terkait jumlah akun bot dan spam dalam platform.

Cek berita teknologi, review gadget dan video Gadgetdiva.id di Google News

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini