News

Gara-gara Beri Upah Rendah, Pabrik iPhone China Diprotes Pekerja

post-img

Source : gadgetDiva

Gadgetdiva.id —  Pabrik iPhone terbesar Foxconn di Zhengzhou, China telah dilanda protes yang dilakukan oleh massa pekerja. Terdapat sebuah video yang menunjukkan ratusan pekerja berbaris dan menghadapi seorang manajer, bersama dengan tindak kekerasan yang dilakukan.

Karyawan dilaporkan kesal terhadap tunjangan yang lebih rendah dan waktu menunggu bonus upah yang lebih lama, menurut video yang diposting di Weibo.

Terdapat juga video lain yang menampilkan gambaran orang-orang berjas putih menyerang seseorang dengan tongkat, dan para pekerja mengelilingi kendaraan polisi. Dalam beberapa klip, para pekerja memberikan keluhan bahwa mereka tidak pernah menerima makanan dan perlindungan yang memadai dari wabah COVID-19.

Pabrik iPhone China Diprotes Pekerja

Dengan berlanjutnya wabah COVID-19 yang kembali melonjak, Foxconn telah menerapkan aturan karantina yang ketat, memaksa para pekerja maupun staff pabrik untuk bekerja dan tinggal di tempat, terisolasi dari dunia luar. 

Pabrik iPhone

“Sekarang sudah terbukti, aturan COVID-19 yang dilakukan oleh Foxconn hanya membantu untuk mencegah wabah tersebut menyebar ke kota, tetapi tidak memiliki efek apa-apa bagi para pekerja di pabrik,” kata kelompok advokasi Hong Kong. 

Ribuan pekerja mungkin telah meninggalkan pabrik tersebut dan menurut karyawan lain, hal ini dilakukan untuk memaksa Foxconn menawarkan bonus dan gaji yang lebih tinggi agar mereka mau bertahan.

Bulan lalu, Foxconn secara drastis mengurangi produksi iPhone karena masalah wabah COVID-19 yang kembali melonjak dan memaksa Apple mengumumkan bahwa pengiriman iPhone 14 Pro dan iPhone 14 Pro Max akan ditunda. Pabrik perusahaan yang terletak di Zhengzhou, China adalah pabrik iPhone terbesar di dunia dengan 200.000 pekerja. Mereka bertanggung jawab atas 70 persen produksi perangkat yang dilakukan dalam pabrik tersebut.

Unggahan video yang telah tersebar di internet mengatakan bahwa protes dipicu oleh kekurangan pangan, tetapi jika ditelusuri lebih dalam, kekurangan pangan dapat diartikan sebagai hal lain dan lebih berkaitan dengan faktor pengurangan tunjangan dan waktu tunggu yang lebih lama untuk bisa mendapatkan bonus upah.

Cek berita teknologi, review gadget dan video Gadgetdiva.id di Google News


author-img_1

Fikri Oktafian

Reporter

Lulusan sarjana Bahasa dan Kebudayaan Inggris Universitas Darma Persada. Gemar menonton film dan berolahraga. Memiliki pengalaman Content Writer. Live your life to the fullest.

Artikel Terkait

BRIN Kembangkan Teknologi Satelit Canggih untuk Deteksi Ladang Ganja di Indonesia
News

BRIN Kembangkan Teknologi Satelit Canggih untuk Deteksi Ladang Ganja di Indonesia

BRIN mengembangkan teknologi satelit untuk mendeteksi ladang ganja di Indonesia, mendukung pengawasa..

Telkom Ajak UMKM Naik Kelas Lewat Gelaran PackFest 2024
News

Telkom Ajak UMKM Naik Kelas Lewat Gelaran PackFest 2024

PackFest adalah upaya dari Rumah BUMN Telkom untuk meningkatkan mutu produk dengan memberikan bantua..

Telkomsat Kolaborasi dengan Starlink, Hadirkan Solusi Enterprise Terbaru di Indonesia
News

Telkomsat Kolaborasi dengan Starlink, Hadirkan Solusi Enterprise Terbaru di Indonesia

Telkomsat bekerjasama dengan Starlink untuk menyajikan solusi bisnis terdepan di Indonesia. Temukan ..

IndiBiz Gelar Promo aMAYzing, Hadirkan Diskon dan Penawaran Menarik Sepanjang Bulan Mei
News

IndiBiz Gelar Promo aMAYzing, Hadirkan Diskon dan Penawaran Menarik Sepanjang Bulan Mei

aMAYzing menyediakan beragam varian promo khusus untuk sektor usaha perhotelan dan pendidikan. Mulai..

Cuan OpenAI Naik Drastis Usai Kenalkan GPT-4o
News

Cuan OpenAI Naik Drastis Usai Kenalkan GPT-4o

Pendapatan OpenAI melonjak usai memperkenalkan GPT-4o, jumlah unduhan meningkat pesat dan banyak yan..


;