News

SpaceX Rilis Starlink Mini, Tampil Seukuran Laptop

post-img

Source : Starlink

GadgetDivaLayanan interent luar angkasa milik SpaceX, Starlink, kini hadir dengan ukuran lebih kecil. Layanan itu disebut Starlink Mini.

Starlink Mini diperuntukan bagi para pengguna yang memiliki mobilitas yang tinggi seperti backpacker. Oleh sebab itu, desainnya juga dirancang kecil seukuran laptop tebal.

Layanan ini ditenagai oleh DC yang ringkas dan terintegrasi dengan router Wi-Fi dalam piringan. Kendati, menggunakan daya yang lebih kecil daripada terminal Starlink lainnya, Starlink Mini dapat memberi kecepatan lebih dari 100Mbps.

Di Amerika Serikat, Starlink Mini kit dihargai sebesar USD 599 atau sekitar Rp. 9,8 juta. Harga ini lebih mahal USD 100 dari harga Starlink kit standar.

Para pelanggan diberi pilihan untuk membundel layanan Mini Roal dengan harga tambahan USD 30 atau sekitar Rp. 494 Ribuan per bulan. Namun, datanya dibatasi hingga 50GB per bulan.

Ini artinya, pelanggan rumah Starlink dengan paket layanan standar akan menghabiskan USD 150 per bulan. Hal ini dilakukan untuk mengurangi harga paket tersebut.

"Tujuan kami adalah untuk mengurangi harga Starlink bagi mereka yang berada di seluruh dunia di mana konektivitas tidak terjangkau atau sama sekali tidak tersedia," tulis sebuah undangan yang dikirim ke pelanggan Starlink dikutip dari TechCrunch, Sabtu (22/6).

Menurut informasi yang dibagikan lewat undangan tersebut, Starlink Mini memberikan permintaan tambahan pada jaringan satelit terutama di daerah dengan penggunaan ayng tinggi. Oleh sebab itu, mereka menawarkan Starlink Mini kit dengan harga USD 599 dengan jumlah terbatas.

Lebih lanjut, Starlink Mini dilengkapi dengan antena mini yang sangat ringan. Beratnya sekitar 2,5 kg dengan penyangga.

Antena ini memiliki ukuran 60% lebih berat dari piringan Starlink Standar. Starlink Mini akan diresmikan pada bulan Juli mendatang.

Dalam cuitannya di X, Elon Musk menyatakan bahwa Starlink Mini ini bisa menjadi opsi paling murah yang bagus untuk koneksi internet cadangan baik. Terlebih, jika sambungan telepon di rumah padam.

Starlink merupakan produk internet satelit SpaceX yang didukung oleh lebih dari 6.000 satelit yang berada di orbit saat ini. Layanan tersebut memiliki lebih dari 3 juta pelanggan di 100 negara.

Baca Juga :

Cek berita teknologi, review gadget dan video Gadgetdiva.id di Google News. Baca berita otomotif untuk perempuan di Otodiva.id, kalau butuh in-depth review gadget terkini kunjungi Gizmologi.id. Bagi yang suka jalan-jalan, wajib baca Traveldiva.id.

Sekuya Saga, Anime MOBA akan Dirilis Pada Akhir 2024

author-img_1

Nadhira Aliya Nisriyna

Reporter

Bergabung di Gadgetdiva.id sejak Maret 2020. Gemar menonton film, drama dan series. Pernah jadi Editor di deCODE Magazine.

Artikel Terkait

Starlink Beroperasi di Indonesia, Gimana Nasib Satria-2?
News

Starlink Beroperasi di Indonesia, Gimana Nasib Satria-2?

Plt. Direktur Sumber Daya dan Administrasi BAKTI Tri Haryanto menyatakan bahwa Satelit Satria-2 kini..

Sekuya Saga, Anime MOBA akan Dirilis Pada Akhir 2024
News

Sekuya Saga, Anime MOBA akan Dirilis Pada Akhir 2024

Sekuya, perusahaan gaming web3 anime mengumumkan bahwa pada akhir 2024 Sekuya akan merilis versi Se..

Alasan BAKTI Belum Rampungkan 630 BTS 4G
News

Alasan BAKTI Belum Rampungkan 630 BTS 4G

Kementerian Komunikasi dan Informatika lewat BAKTI berencana untuk merampungkan 630 BTS 4G. Pembangu..

Penyebab Gangguan Sistem Pusat Data Nasional Diduga Serangan Ransomware
News

Penyebab Gangguan Sistem Pusat Data Nasional Diduga Serangan Ransomware

Chairman Lembaga Riset Keamanan Siber CISSReC Pratama Persadha menduga gangguan sistem Pusat Data Na..


;