Friday, 6 August 2021
More

    Latest Posts


    Berapa harga ‘baju astronot’ alat pelindung diri dari virus corona?

    Alat pelindung diri mulai dicari sejak virus corona yang menyebar dari Wuhan, China ke seluruh dunia telah merenggut nyawa lebih dari 200 orang dan menginfeksi ribuan lainnya. Meski infeksi paling banyak di China namun beberapa negara lain telah menemukan kasus serupa.

    Indonesia memang diklaim belum mendapati kasus virus corona, namun berjaga-jaga dan waspada atas segala kemungkinan yang terjadi, bisa membantu mengurangi penyebaran itu ke tubuh kita.

    Saat merawat orang yang terinfeksi virus corona, kita melihat dokter dan perawat yang menggunakan baju khusus, mirip baju astronot. Ternyata itu adalah alat pelindung diri (APD) agar tidak tertular virus dan penyebarannya menjadi lebih luas lagi.

    Diketahui, virus corona menyebar dari cairan atau lendir yang keluar dari tubuh orang yang terinfeksi. Bisa dari lendir hidung atau cairan yang keluar dari bersin pasien, ludah, dan masuk ke mata juga memungkinkan.

    Makanya, perlindungan tubuh seolah dibungkus oleh baju APD itu. Berikut ini kelengkapan yang bisa digunakan untuk melindungi diri dari kepala sampai kaki.

    1. Baju pelindung

    Menurut situs Alomedika, di Eropa, baju pelindung menggunakan standar EN 14126, yang membagi tipe baju pelindung menjadi 6 kelas. Baju pelindung kelas 6 memiliki perlindungan paling baik, yang bahkan mampu melindungi dari partikel bakteriofag pada tekanan hidrostatik 20 kPa. Di Amerika Serikat, digunakan standar ANSI/AAMI PB70 2012 untuk jubah pelindung. Berdasarkan standar tersebut baju pelindung dibagi menjadi 4 kelas. Efek perlindungan yang diberikan oleh baju pelindung kelas 4 paling baik, yakni mampu melindungi dari kontaminasi virus pada tekanan 2 psi. WHO menganjurkan penggunaan EN 13795 atau ANSI/AAMI PB70 2012 kelas 3 atau kelas 4 untuk proteksi tenaga medis pada kasus Ebola.

    Memang agak sulit untuk mencari APD yang sesuai dengan standard tersebut. Namun di Shopee, APD yang terjangkau dibanderol Rp150 ribuan. Sedangkan di yang memiliki bahan 3 lapis seperti KleenGuardyang ditampilkan di Monotaro.id harganya sekitar Rp200 ribuan.

    2. Masker

    Ini merupakan salah satu perangkat yang memang sangat dibutuhkan untuk menghindari berbagai macam virus dan bakteri. Masker yang paling dikenal adalah masker biasa dengan harga Rp8000 untuk 4 helai, dan dijual di Indomaret atau Alfamart.

    Jika ingin lebih aman, masker N95 juga memungkinkan. Di e-commerce, masker N95 dijual dengan harga Rp40 ribuan. Namun N95 kerap tidak sesuai dengan kontur wajah atau tidak melekat di wajah, kadang juga membuat pengguna susah bernafas.

    Oleh karena itu ada perangkat yang lebih bisa diandalkan, yakni powered air-purify respirator. Harga termurah dari perangkat ini sekitar Rp2 jutaan.

    3. Sarung tangan sekali pakai

    Sarung tangan digunakan untuk mencegah kontak kulit dengan cairan yang keluar dari tubuh pasien atau benda-benda yang terkontaminasi. Oleh karena frekuensinya yang terlalu sering bertemu dengan hal-hal yang terinfeksi, diwajibkan untuk selalu mengganti sarung tangan yang dipakai atau sekali pakai. Panjang sarung tangan juga harus sampai melewati pergelangan tangan dan dipakai sampai menutup lengan baju pelindung.

    Secara online satu pack sarung tangan latex dijual dengan harga kurang dari Rp50 ribu dengan jumlah isi sebanyak 60 lembar sarung tangan.

    4. Pelindung mata/face shield

    Kacamata bisa melindungi agar virus tidak masuk melalui mata. Namun kacamata yang digunakan harus khusus, namanya goggles. Bentuknya lebih lebar saat digunakan. Mirip dengan kacamata renang tapi lebih besar. Harganya juga kurang dari Rp50 ribu.

    Jika tidak ingin setengah-setengah, bisa sekaligus membeli face shield atau penutup wajah untuk melindungi keseluruhan muka, baik mata, hidung maupun mulut. Harganya kisaran Rp150 ribu sampai Rp300 ribuan.

    5. Sepatu Boots

    Jika dari kepala sampai lutut sudah terlindungi, kaki pun harus ditutup. Tutup kaki dengan sepatu boots. Jangan lupa gunakan tambahan sepatu boot cover di bagian luar. Harga sepatu boot dan covernya bisa mencapai Rp400 ribuan.

    Nah, dari seluruh APD yang dibutuhkan, total budget untuk membeli alat pelindung diri guna mengantisipasi wabah virus corona sekitar Rp750 ribuan jika menggunakan masker N95 dan masker biasa. Namun jika memilih menggunakan APD dengan kelengkapan powered air-purify respirator dan face-shield, harganya bisa bertambah menjadi Rp3 jutaan.

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here

    Latest Posts

    POPULAR