Gojek imbau tiga langkah penting perlambat penyebaran COVID-19 di Indonesia

Ditengah pandemi Covid-19, Gojek kembali berperan penting dalam mencegah penyebaran Covid-19 di seluruh ekosistemnya melalui berbagai langkah proaktif untuk memastikan keamanan dan kesehatan bersama dari mitra driver, mitra usaha, merchant, karyawan serta masyarakat luas.

Ini disampaikan oleh Shinto Nugroho, selaku Chief Public Policy and Government Relations Gojek pada konferensi pers bersama di Kementerian Komunikasi dan Informatika RI tentang “Dukungan Platform Digital Memudahkan Proses Social Distancing: Bekerja, Belajar, Beribadah dari Rumah” Senin lalu (23/03).

Dalam langkah pencegahan yang paradiva harus lakukan, Gojek menekankan tiga area penting. Gojek juga mengajak ratusan juta individu dalam ekosistem Gojek yang terdiri dari mitra driver, mitra usaha, merchant, karyawan serta masyarakat luas, untuk bersama-sama saling menjaga satu sama lain. Berikut tiga area yang dimaksud.

Pembatasan Jarak Sosial (Social Distancing)

Gojek menggaungkan gerakan #dirumahaja untuk memutus rantai penularan Covid-19.  Selanjutnya, Gojek, Halodoc dan Kementerian Kesehatan RI juga berkolaborasi luncurkan layanan konsultasi dengan dokter secara online (layanan telemedicine Check Covid-19) mengenai kondisi kesehatan dan gejala COVID-19 tanpa perlu keluar rumah.

Selain itu Gojek juga luncurkan inovasi contactless delivery di layanan pesan antar-makanan GoFood, untuk meminimalisir kontak fisik langsung dalam pengantaran makanan.

Gojek menjalankan dan mengajak perusahaan dan masyarakat memberlakukan program kerja dari rumah atau work from home. Gojek sendiri telah menerapkan WFH untuk ratusan karyawan di Kantor Pusat Jakarta sejak 12 maret.

Langkah ini juga berlaku di India, Singapura dan Filipina, kemudian akan menyusul di Vietnam dan Thailand. Gojek juga telah menyiapkan dan menyebarkan panduan WFH yang telah diakses lebih dari 7,000 kali.

Mempraktekkan Gaya Hidup Sehat

Sejak 12 Maret lalu, Gojek  meluncurkan serangkaian pedoman food safety kepada merchant, termasuk inisiatif baru yaitu Kartu Penanda Suhu Tubuh yang berisi informasi  mengenai suhu tubuh dari pihak yang menangani makanan yang dipesan. Tujuannya memastikan keamanan dan menjaga agar makanan tetap higienis hingga di tangan pelanggan.

Gojek juga memanfaatkan berbagai media untuk edukasi mengkampanyekan praktik-praktik hidup sehat serta meningkatkan kewaspadaan pencegahan penyebaran Covid-19, diantaranya melalui notifikasi di aplikasi Gojek yang dikirimkan secara berkala kepada mitra dan pengguna layanan Gojek.

Menjaga Produktivitas

Gojek terus berupaya untuk memastikan bahwa  seluruh mitra driver tetap dapat produktif di periode sulit ini. Salah satunya dengan menyiapkan hand sanitizer, masker, vitamin, dan desinfektan kendaraan bagi mitra.

Gojek juga akan memberikan skema bantuan pendapatan bagi mitra driver apabila ada yang terdiagnosa positif Covid-19.

Baca juga, Begini cara Gojek beri akses check COVID-19 secara online

No Comments Yet

Leave a Reply

Your email address will not be published.