Tinder Swindler, Simon Leviev Pria Israel yang Tipu Wanita Rp144 Miliar

0
Tinder Swindler
Cecilie Fjellhøy, Pernilla Sjöholm, and Ayleen Charlotte. Para korban Shimon Hayut.

Gadgetdivaid — Tinder Swindler, film dokumenter yang kini popular di kalangan pengguna Netflix. Berkisah tentang tiga orang wanita yang ditipu oleh pria yang sama, yang dikenal melalui aplikasi kencan Tinder. Pria itu adalah Simon Leviev.

Simon Leviev merupakan tokoh utama dalam dokumenter bertajuk Tinder Swindler tersebut. Dia pun telah mengetahui bahwa kisahnya tayang di Netflix sejak 2 Februari 2022 lalu. Namun Simon mengaku akan membeberkan kisah yang sebenarnya, yang berasal dari sisinya untuk pembelaan diri.

Baca juga: Cara Menampilkan Profil Otentik di Tinder

“Saya akan menceritakan yang sebenarnya dari sisi saya dalam beberapa hari ke depan. Saya akan menggunakan cara terhormat dan yang terbaik dari sisi saya, termasuk melibatkan orang-orang yang ada dalam kisah tersebut. Sampai saat itu tiba, mohon tetap berpikiran positif dan terbuka,” tulis Simon dalam postingan di Instagram pribadinya, seperti dikutip dari Her.ie, Senin, 7 Februari 2022.

tinder swindler
Simon Leviev a.k.a Shimon Hayut

Sayangnya, usai menuliskan hal tersebut, Simon memutuskan untuk menghapus akun Instagram miliknya.

Simon Leviev sebenarnya bernama Shimon Hayut. Dikisahkan dalam film dokumenter itu, pria tersebut adalah anak dari pengusaha berlian dari Israel, Lev Leviev. Banyak wanita yang kemudian kepincut dengan gayanya yang glamor di Instagram. Naik jet pribadi, berpakaian mewah, travel ke banyak negara di dunia, sampai menghabiskan waktu di hotel mewah.

Dengan semua gaya dan fashion yang dia miliki bak miliuner, banyak wanita yang ingin match dengannya di Tinder. Tiga di antaranya adalah wanita yang ada dalam dokumenter tersebut, yakni Cecilie Fjellhøy, Pernilla Sjöholm, and Ayleen Charlotte.

Hayut meyakinkan para wanita itu tentang kekayaannya lewat cara menghujani mereka dengan hadiah mahal. Sayangnya, dia kemudian menipu para wanita itu untuk mendapatkan uang. Dia membuat para perempuan itu iba dengan kisah dirinya yang sedang dalam bahaya dan ancaman keamanan. Bahkan dia dicegah untuk mengakses tabungan pribadinya.

tinder swindler

Kalau jadi aktris Hollywood, Simon bisa diganjar penghargaan Oscar atas perannya yang sangat meyakinkan.

Simon Leviev a.k.a Shimon Hayut yang menjadi karakter penjahat dalam film Tinder Swindler, aslinya bukanlah anak miliuner Israel. Dia bahkan tak ada hubungannya dengan keluarga miliarder asal Israel itu. Wajar saja jika kemudian Lev Leviev mengajukan tuntutan kepada Hayut karena telah berani menggunakan namanya dan menipu banyak perempuan.

Hayut memang merupakan warga Israel. Pria tersebut berusia 33 tahun dan lahir di Bnei Brak. Tidak ada yang tahu keluarga asal dari Hayut. Namun kabarnya, dia pernah berpacaran dengan beberapa model Israel seperti Polina atau Kate Konlin. Namun hal ini masih menjadi perdebatan karena tak ada bukti yang menegaskan, kecuali dengan Konlin yang menjadi follower Hayut di Instagram, demikian sebaliknya.

Selama menjalani aksinya menjadi pria kaya di Tinder, Hayut telah berhasil menipu para perempuan itu dengan jumlah total USD10 juta atau setara Rp144 miliar.

Penipu Tinder Swindler Ditangkap

Dilansir dari Daily Mail, Hayut telah diputuskan bersalah melakukan penipuan usai ditangkap dan mendekam di penjara Israel sejak 2019. Dia ditangkap di Mesir karena menggunakan paspor palsu. Penangkapan itu merupakan hasil kerja sama operasi antara kepolisian Israel dengan Interpol. Rupanya Hayut telah menjadi buronan penipuan sejak 2017 dengan banyak kasus.

Sayangnya, dia hanya dipenjara lima bulan dari tuntutan selama 15 bulan. Kala itu, selain Hayut diklaim berkelakuan baik, pemerintah Israel juga harus melakukan pengurangan jumlah narapidana untuk mencegah penularan Covid-19 di penjara. Namun Hayut tetap harus menjalani hukuman membayar hutang sebesar USD43.289 kepada para korbannya, juga membayar denda senilai USD5.771.

Buat paradiva, berhati-hati ya cari pasangan dari aplikasi kencan. Jangan sampai ketemu dan terbuai dengan pria kayak Simon Hayut ini. Apalagi kalau mencari jodoh untuk jadi pasangan seumur hidup. Harus tahu bibit, bebet dan bobotnya.

Kalau ada yang bilang, ‘Si anu kok bisa ketemu di Tinder dan bahagia sampe sekarang?’ Ya, bisa aja karena banyak faktor. Yang penting, intinya, jadi perempuan jangan mudah terkena bujuk rayu, apalagi dengan penampilan seseorang yang bikin jadi cinta buta.

No more Tinder Swindler.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini