Sunday, 1 August 2021
More

    Latest Posts


    Instagram Madonna ditandai karena sebarkan misinformasi seputar COVID-19

    Instagram telah menghapus sebuah posting yang diunggah oleh Madonna. Dimana dalam postingan tersebut ia membagikan teori konspirasi virus corona ke 15 juta followersnya.

    Di Instagram, Madonna memberi judul video itu dengan klaim bahwa vaksin untuk COVID-19 telah “ditemukan dan terbukti telah teredia selama berbulan-bulan”. Ia menulis, “Mereka lebih suka membiarkan rasa takut mengendalikan orang-orang dan membiarkan orang kaya semakin kaya dan orang miskin jadi semakin miskin.”

    Video tersebut memperlihatkan Dr Stella Immanuel, seorang dokter perawatan primer di Houston, Texas, mengklaim telah merawat 350 pasien virus corona dengan hydroxychloroquine. Ia berbicara dengan kelompok yang disebut Dokter Garda Depan Amerika di luar gedung Mahkamah Agung AS.

    Instagram awalnya hanya membuat videonya blur dan memberi judul: “Informasi Palsu”. Postingan ini juga menautkan pengguna ke halaman yang menolak klaim dan mengklarifikasi bahwa saat ini tidak ada vaksin corona virus. Hal itu juga membatasi penyebaran video pada platformnya.

    Beberapa jam kemudian, ia menghapus posting “untuk membuat klaim palsu tentang penyembuhan dan metode pencegahan untuk COVID-19,” kata Raki Wane, juru bicara platform media sosial. “Orang-orang yang bereaksi terhadap, mengomentari atau berbagi vidoe ini akan melihat pesan yang mengarahkan mereka ke informasi resmi tentang virus.”

    Dilansir dari The Guardian, seorang bintang pop Annie Lennox berkomentar di posting, “Ini benar-benar gila !!! Aku tidak percaya bahwa kamu mendukung perdukunan yang bahaya ini. Semoga situs kamu diretas dan saat kamu baru akan menjelaskannya.”

    Sementara itu, Donald Trump Jr juga dilarang menulis tweet selama 12 jam setelah memposting klip yang kemudian dibagikan oleh Madonna. Facebook dan Twitter sebelumnya telah menghapus dan mengutipnya sebagai informasi yang salah.

    Acara Dokter Garis Depan Amerika ini diselenggarakan oleh sebuah kelompok yang disebut Tea Party Patiots Action. Footage disebarkan secara luas oleh situs web sayap kanan Breitbart. Donald Trump berbgai video berbeda dari acara tersebut dengan 84 juta followers Twitternya pada hari Senin (27/7) kemarin, meskipun isinya bertentangan dengan saran dari pakar kesehatan masyarakat pemerintahannya.

    Pada bulan Maret lalu, Madonna menggambarkan corona virus sebagai “equalizer hebat”. Dari bak mandi berisi kelopak bunga, ia berkata, “Yang mengerikan tentang hal itu adalah bahwa hal itu membuat kita semua sama dalam banyak hal, dan apa yang indah adalah, itu membuat kita semua sama dalam banyak hal.”

    Pada bulan Mei lalu, ia menyatakn dirinya telah dites positif untuk antibodi virus corona dan berasumsi bahwa ia dan timnya sakit dengan virus pada akhir tur musim dinginnya. “Pada saat itu, kami semua mengira kami menderita flu yang buruk,” katanya.

    Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen menyatakan bahwa Madonna telah memberikan sumbangan 1 juta Euro untuk dana yang diselnggarakan oleh Uni Eropa untuk menemukan vaksin COVID-19.

    Baca juga, Ternyata begini caranya pacaran online sama Pangeran Harry

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here

    Latest Posts

    POPULAR