Monday, 14 June 2021
More

    Latest Posts


    Tangan Kanan Jack Ma yang Cerdas, Li Ying, Jadi Wanita Terkaya di Cina

    Li Ying merupakan seorang investor sekaligus tangan kanan Jack Ma, salah satu pendiri Alibaba Holdings dan pemilik South China Morning Post. Li Ying menjadi wanita terkaya di Cina. Julukannya adalah Warren Buffet Perempuan dari Cina.

    Awal karier Li bermula dari dirinya yang dibujuk oleh Jack Ma untuk mengurus salah satu firma ekuitas swasta miliknya, yaitu Yunfeng Capital. Pada tahun 2010 lalu saat dirinya berusia 29 tahun.

    Yun Feng merupakan sebuah perusahaan yang berfokus pada perusahaan-perusahaan berteknologi tinggi dan energi baru. Setelah dibujuk sebanyak tiga kali, akhirnya Li setuju dan kemudian menjadi salah satu pendiri bersama Ma dan David Yu.

    Dilansir dari South China Morning Post, Li Ying telah mengelola ratusan miliar dan pernah bersaing dengan pengembang properti Yang Huiyan. Dari sinilah ia mendapat gelar sebagai wanita terkaya di Cina. Kekayaan bersih Li memang tak penrah terungkap, namun menurut laporan dari beberapa media Cina, total asetnya mencapai lebih dari 10 miliar yuan (1,4 miliar dolar AS).

    Hidup Li memang cukup privat, maka dari itu tak banyak informasi tentangnya di luar sana. Ia terkenal sebagai penggemar mobil-mobil keren. Koleksinya termasuk Bently, Mercedes-Maybach dan Rolls-Toyce Phantom convertible merah yang didambakan.

    Lahir dan besar di Shenzhen, Cina, Li tumbuh menjadi perempuan yang cerdas. Pada usia 17 tahun, ia diterima di beberapa universitas ternama di AS, yaitu MIT, Yale dan Stanford.

    Namun, akhirnya ia memilih di MIT, lalu menyelesaikan kuliahnya dalam waktu tiga tahun. Di usianya yang ke 20 tahun, ia sudah memiliki gelar Sarjana Sains dalam ilmu komputer, Sarjana Ekonomi. Juga, gelar Master dalam bidang teknik elektronik dan ilmu komputer.

    Kedua orang tuanyalah yang menyarankan Li untuk melanjutkan pendidikannya di AS. Awalnya ia menolak untuk pindah, namun setelah membuat kesepakatan dengan orang tuanya untuk melewatkan beberapa kelas (sejikah menengah atas), dia akhirnya setuju untuk pindah.

    Jack Ma mengetahui latar belakang Li yang cekatan dan pintar. Ia menemukan bakat dan kemampuan dari perempuan tersebut dari resume serta pengalaman kerjanya yang mengesankan. Maka dari itu, ia berupaya untuk membujuk Li bergabung dengannya di Yunfeng Captial. Di samping ia berkeinginan mengembangkan Alibaba Group.

    Li diangkat menjadi manajer umum dewan direksi dan bertanggung jawab atas investasi di bidang teknologi tinggi dan energi baru. Penambahan dan kesuksesannya di perusahaan membuat pendanaan awal Yunfeng Capital tumbuh hingga puluhan miliar yuan. Ia meninggalkan perusahaan tahun lalu. Menurut LinkedIn, ia telah mendirikan perusahaannya sendiri.

    Baca juga, Shahrzad Rafati berhasil taklukan teknologi video online 

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here

    Latest Posts

    POPULAR