Monday, 18 January 2021

WhatsApp terbitkan FAQ Terkait Berbagi Data dengan Facebook

Seperti yang mungkin telah didengar saat ini, WhatsApp diharapkan mulai dapat berbagi data dengan Facebook bulan depan. Sebelumnya, WhatsApp telah memberi pengguna sebuah opsi...
More

    Latest Posts


    Puput Hidayat: Cara Tokopedia bantu UMKM adaptasi dengan pandemi

    Di masa pandemi ini, menurut pemaparan Puput Hidayat, selaku Head of Product (Physical Goods) Tokopedia, platform e-commerce ini telah menghadirkan inovasi melalui berbagai kampanye, salah satu fokusnya untuk membantu akselerasi adopsi digital para pelaku usaha lokal, seperti #JagaEkonomiIndonesia.

    Puput Hidayat, selaku Head of Product (Physical Goods) Tokopedia menjelaskan Teknologi dan Inovasi memiliki peran besar dalam membantu masyarakat sekaligus meningkatkan perekonomian Indonesia, khususnya di masa pandemi Covid-19.

    Puput bersama tim menghadirkan berbagai inovasi agar pegiat usaha di Indonesia dapat menjalankan bisnis dengan lebih mudah.

    Misalnya, inovasi pada toko penjual. Penjual bisa mempersonalisasi tampilan toko agar lebih menarik. Penjual juga dapat menampilkan kampanye, produk unggulan, serta promo yang sedang berlangsung di tokonya. Sementara dari sisi produk, penjual bisa menambahkan atau menyunting produk yang diunggah pada toko dengan lebih mudah.

    Inovasi terkait kampanye juga banyak dilakukan terutama di tengah pandemi demi membantu para penjual meningkatkan produktivitasnya. Puput dan tim menghadirkan program seperti Kejar Diskon, Flash Sale, voucher diskon serta peluncuran produk khusus.

    Selain #JagaEkonomiIndonesia, selama pandemi, Puput dan tim juga berperan dalam menghubungkan para pegiat usaha lokal dari berbagai sektor, baik yang sudah maupun baru mulai menciptakan peluang bisnisnya, dengan masyarakat, lewat gerakan Bangga Buatan Indonesia dan #SatuDalamKopi.

    Berbagai inisiatif yang dihadirkan tersebut mendorong antusiasme masyarakat untuk mulai menciptakan peluang bisnis daring lewat Tokopedia, khususnya selama pandemi. Per Agustus 2020, terdapat lebih dari 9 juta penjual di Tokopedia, yang hampir 100%nya UMKM, bahkan 94%nya adalah penjual berskala ultra mikro. Artinya, ada penambahan lebih dari 2 juta penjual sejak sebelum pandemi Januari 2020 lalu.

    Menurut Puput, kebutuhan pengguna adalah acuan dalam menciptakan inovasi. “Pengalaman masyarakat dalam menggunakan produk, kegunaan produk serta dampak produk terhadap bisnis para penjual merupakan beberapa aspek yang perlu diperhatikan dalam membangun sebuah produk.”

    Di sisi lain, Puput membagikan beberapa kemampuan yang harus dimiliki oleh Tim Product Tokopedia, seperti hard skill, yaitu pemahaman UI dan UX, pemahaman sistem dan pengembangan aplikasi serta kecepatan dalam mengadopsi teknologi.

    “Selain kemampuan teknis, Tim Product Tokopedia juga harus memiliki kemampuan berkomunikasi untuk mengatasi setiap permasalahan, berpikir kritis serta mengedepankan rasa empati agar setiap produk yang dikembangkan sesuai dengan kebutuhan para penjual,” tambah Puput.

    Puput berharap apa yang dilakukan bersama tim dapat membantu menjawab tantangan yang dihadapi para pegiat UMKM di Indonesia saat ini. “Dengan terus berkolaborasi dan berinovasi, Tokopedia berharap dapat membantu lebih banyak pegiat usaha lokal beradaptasi di tengah pandemi lewat pemanfaatan teknologi. Hal ini demi memulihkan perekonomian Indonesia yang saat ini terdampak pandemi,” tutup Puput.

    Baca juga, Begini kata Erika Hutapea soal tugas data analyst tokopedia

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here

    Latest Posts

    POPULAR