Felicia Kawilarang, Perempuan di Balik Suksesnya Halodoc

0
1154

Paradiva pasti sudah tidak asing lagi dengan aplikasi telemedis Halodoc, kan? Mungkin, banyak dari kamu juga telah menggunakan aplikasi tersebut sehari-hari. Nah, kamu tahu nggak sih kalau ternyata pemiliknya adalah seorang perempuan? Simak terus, ya!

 

Felicia Kawilarang merupakan seorang di balik suksesnya aplikasi Halodoc. Perempuan yang akrab disapa Feli ini adalah Vice President (VP) Marketing Communication dari perusahaan tersebut.

Sebelum dipercaya sebagai VP of Marketing Communication Halodoc, Felicia sempat menjadi manager bisnis di salah satu agensi digital terkemuka dunia, yakni VML. Dirinya dipercaya sebagai konsultan dalam Accenture. Sebuah perusahaan manajemen konsultasi terbaik dunia setelah lulus kuliah.

Lulus dengan predikat cum laude dari Boston University,  Felicia mendirikan Halodoc di tahun 2016. Melalui Halodoc, ia mempunyai mimpi yang mulia. Dimana Felicia ingin memperluas akses dan layanan kesehatan secara digital untuk masyarakat Indonesia di berbagai wilayah.

“Sejak awal, saya langsung tertarik untuk bergabung bersama Halodoc. Saya percaya potensi besar teknologi untuk mentransformasi akses pelayanan kesehatan Indonesia. Saya melihat bahwa ketersediaan dokter di Indonesia masih terkonsentrasi di Pulau Jawa, sehingga merupakan sebuah tantangan tersediri bagi masyarakat di luar Pulau Jawa untuk mendapatkan akses kesehatan secara cepat dan mudah,” tutur Felicia yang dikutip dari sebuah artikel IDN Times tahun 2019 lalu.

Melalui Halodoc, Felicia juga ingin merubah pola pikir masyarakat Indonesia yang hanya mencari dan mengandalkan dokter. Biasanya sebelum penyakit itu benar-benar parah dan menjadi-jadi, mereka akan membiarkannya dan berharap penyakit tersebut akan sembuh secara alami dan perlahan.

“Di Halodoc, kami ingin bantu menanamkan kebiasaan baru, yakni upaya preventif. Berkonsultasi dengan dokter tidak hanya harus menunggu ketika sudah sakit. Justru harus rutin dan sejak dini, sehingga bisa mendeteksi dan mengatasi risiko kejadian sakit. Terutama dengan kemajuan teknologi saat ini, berkomunikasi dengan seorang dokter menjadi jauh lebih mudah sehingga aksesnya pun harus dimaksimalkan sebaik mungkin,” jelas Felicia.

Di bawah pimpinannya, Halodoc terus berkembang menjadi aplikasi terdepan di bidang kesehatan. Di tahun 2018, Halodoc menerima penghargaan The Most Innovative Start Up dari Galen Growth Asia. Serta, dipilh oleh Forbes Indonesia sebagai “Choice Startup” pada tahun 2018.

Sementara, sepanjang tahun 2020, Halodoc mengklaim bahwa platform tersebut telah mengalami peningkatan instalasi selama pandemi COVID-19 sebanyak dua kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya. Data tersebut dikabarkan oleh salah satu artikel Kontan.

Tak hanya itu, Halodoc juga mencatat kenaikan transaksi layanan konsultasi dokter berbayar hingga hampir 10 kali lipat. Menurt Felicia, hal tersebut terjadi karena masyarakat melihat platformnya sangat berguna di masa pemberlakuan social distancing. Sehingga, Halodoc juga mengalami pertumbuhan yang signifikan.

Nama Felicia sempat menjadi sorotan publik berkat terpilihnya Kevin Aluwi menjadi CEO baru Gojek di tahun 2019 lalu. Yap, dirinya adalah istri dari Kevin Aluwi.

Dirinya dan Kevin menikah pada 20 Oktober lalu. Kini, baik Felicia maupun Kevin, sama-sama menjalani kesuksesan berkarier di dunia digital.

Baca juga,

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here