Kenalan Sama Vanessa Pappas, COO Baru TikTok

0
221
dok. New York Times

TikTok baru saja mengumumkan CEO dan COO baru pada hari Jum’at (30/4) lalu. Kini posisi CEO tersebut diduduki oleh Vanessa Pappas. Setelah delapan bulan kepala eksekutif terakhirnya, Kevin Mayer, mengundurkan diri.

Pergantian posisi ini merupakan bagian dari reorganisasi strategis, Chief Financial Officer ByteDance saat ini, Shouzi Chew. Dimana dirinya akan melanjutkan posisi tersebut.

Penunjukkan tersebut dilakukan setelah tahun yang penuh gejolak untuk TikTok. Dalam surat pengunduran diri dari Kevin Mayer, ada berbagai alasan yang dikatakannya waktu itu. Salah satunya karena ancaman dari Presiden AS, Donald Trump yang melarang TikTok dijual ke AS.

Shouzi akan terus bekerja di luar kantor rumahnya di Singapura, sementara Pappas akan tetapi Los Angeles. Perjalanan TikTok baru saja dimulai, kata Pappas, menurut siaran persnya yang dikutip dari CNET.

Meskipun Presiden AS saat ini Joe Biden telah meredakan ancaman yang dibuat oleh pendahulunya dan pengadilan federal yang memutuskan pada Desember 2020 bahwa pemerintah “kemungkinan melangkahi” otoritasnya dalam mendorong larangan TikTok. Beberapa di AS terus khawatir bahwa Perusahaan milik Cina dapat menimbulkan risiko keamanan.

Namun, pengajuan pengadialn yang banyak disunting oleh Departemen Kehakiman pada September 2020, tidak mengidentifikasi risiko khusus atau berspekulasi tentang apa risiko itu. ByteDance dan TikTok mengatakan kekhawatiran keamanan tidak berdasar.

Dilansir dari New York Times, Vanessa sendiri telah bekerja di dunia influencer online sejak dini. Wanita keturunan Yunani ini sejak lahir dibesarkan di Australia. Dirinya pindah ke London saat berusia 20 tahun dan akhirnya pindah ke New York.

Pada tahun 2007, Vanessa bergabung dengan Next New Networks, sebuah perusahaan yang membantu pembuat video web mendapatkan uang dari usaha mereka. Youtube membeli Next New Networks pada tahun 2011.

Vanessa bergabung dengan Youtube dan dengan cepat naik pangkat. Dirinya memimpin audience developement dan memopulerkan istilah creator dan membantu mengubah video blogging atau vlogging menjadi full-time job.

Dirinya juga menulis sebuah buku, “The Youtube Creator Playbook” tentang bagaiamana pembuat konten dapat menghasilkan uang dari pengikut mereka pada tahun 2011. Ia kemudian mengembangkan Youtube Creator Academy, sebuah portal konten pendidikan yang mengajarkan para creator bagaimana caranya membangun bisnis di atas Youtube dan program sertifikasi channel yang mengajarkan content creator tentang manajemen hak digital, masalah hukum dan analitik tingkat lanjut.

Akhir tahun 2018, TikTok membujuknya dari Youtube pada untuk menjadi manajer umum dan kepala Amerika Utara yang berbasis di Los Angeles. Saat itu, TikTok baru saja berkembang secara global. Hal inilah yang menjadi tantangan baru bagi Vanessa Pappas yang berkata bahwa dia ingin ikut serta dalam gerakan creator besar berikutnya.

Baca juga, Adu Gaya Seleb dan Smarpthone Pilihannya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here