Diduga Memberi Komentar Mengandung Ujaran Kebencian, Facebook Blokir Akun Wanita ini

0
136
Fitur peringatan berita lama

Akun wanita ini diblokir oleh Facebook selama 24 jam. Dirinya diduga memberi komentar berisi ujaran kebencian. Wanita tersebut menulis ‘mengapa pria begitu bodoh’ sebagai tanggapan atas sebuah meme tentang pria dan cat kuku.

Wanita bernama Candence King tersebut mengatakan abhwa Facebook memblokir akunnya selama sehari setelah dirinya memberi tanggapan terhadap meme yang ia temukan. Dirinya berkomentar setelah melihat perbedaan dalam dua warna ungu dalam meme tersebut. Sementara, sesama komentator mengatakan pria tidak akan melihat perbedaannya.

Sumber Foto: Daily Mail.

“Saya berkomentar di sana ‘ini adalah warna yang berberda, mengapa pria begitu bodoh’, lalu 5 detik kemudian, komentar tersebut hilang begitu saja dan saya seperti ‘apa yang terjadi’,” ujar King kepada FOX 2 yang dilansir dari laman Daily Mail.

King mengaku bahwa dirinya merasa bingung saat akunnya tersebut dibloki. Ia juga menyatakan menerima pesan dari Facebook pada hari Jumat (23/7) lalu. Dalam pesannya tersebut Facebook memperingatkan bahwa komentarnya tidak mengikuti standar komunitas dan masuk dalam kategori ujaran kebencian. Oleh karena itu, ia dilarang menggunakan platform selama 24 jam.

Facebook mendefinisikan ujaran kebencian sebagai serangan langsung terhadap orang daripada konsep atau institusi berdasarkan karakteristiik yang dilundungi, seperti gender.

Menanggapinya, King menyatakan bahwa komentarnya tersebut adalah sebuah lelucon. Namun, algoritma Facebook salah mengartikannya sebagai ujaran kebencian. Dirinya merasa jika yang memeriksa adalah seorang manusia, pasti ia akan memahami konteks dari komentar yang diberikan oleh King.

Sumber Foto: Daily Mail.

Akhirnya King dapat mengakses kembali akun Facebooknya selama akhir pekan. Akan tetapi, dirinya menambahkan bahwa ia harus berhati-hati saat berkomentar karena insiden lain mungkin saja dapat menyebabkan hukuman yang lebih lama lagi.

“Saya mendapat perignkatan bahwa jikka saya melakukannya lagi, hukumannya akan lebih berat,” tutup Candace. Sementara itu, Facebook sendiri tidak menanggapi permintaan komentar atas kejadian ini dari Daily Mail.

Baca juga, Facebook Group Tambahkan Topic ‘Expert’ 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here