Thursday, 25 February 2021
[adrotate banner="3"]

Rumor Smartwatch Samsung Pakai Sistem Operasi Android

Samsung telah menggunakan platform Tizen untuk smartwatchnya sejak lini Gear 2 tahun 2014. Akan tetapi mungkin akan kembali menambahkan Android ke perangkatnya dalam waktu...
More

    Latest Posts

    [adrotate banner="4"]

    Gadis 10 Tahun Jadi Programmer Cilik, Setahun Hasilkan Rp531 Juta

    Diva says – Seorang gadis berusia 10 tahun bernama Samaira Mehta telah mampu menarik perhatian para petinggi teknologi di SIlicon Valley. Dia ternyata memang lahir dan dibesarkan di wilayah tersebut sampai akhirnya bisa menjadi seorang coder atau programmer.

    Keahliannya mengembangkan program komputer atau aplikasi membuat petinggi Google dan Microsoft kagum. Dia membangun sebuah board game (papan permainan) bernama CoderBunnyz)., yang akan membantuk banyak anak-anak untuk belajar coding.

    Dikutip melalui situs Business Insider, kisah Mehta berawal ketika berusia delapan tahun. Ia menciptakan CoderBunnyz, yang diperoleh dari bakat coding yang dimilikinya sejak berumur enam tahun.

    Samaira mehta

    Mehta tampil di beberapa siaran berita dan mulai menjual permainannya di Amazon,
    “Kami telah menjual seribu kotak, artinya lebih dari US$35 ribu (sekitar Rp531 juta) dan itu baru dijual sekitar satu tahun,” ujarnya.

    Pada awal tahun ajaran, ada 106 sekolah menggunakan permainan ciptaan Mehta.

    “Di dunia ada 1 miliar lebih anak-anak. Ada orang yang bersedia menyumbangkan kotak Coder Bunnyz ke sekolah, dan kepada orang-orang yang membutuhkan di seluruh dunia, yang ingin belajar coding,” katanya.

    Mehta baru saja meluncurkan sekuel, permainan yang mengajarkan anak-anak cara membuat kode menggunakan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI). Game ini dinamakan CoderMindz dan dia menyebutnya sebagai papan permainan AI pertama.

    Seperti CoderBunnyz, anak-anak akan belajar prinsip dasar AI. Konsepnya seperti melatih model AI, inferensi, dan pembelajaran adaptif. Akhirnya, mereka dapat menggunakan keterampilan itu untuk membangun robot. Dia mengembangkan CoderMindz bersama adik laki-lakinya, Aadit, yang berusia enam tahun.

    Uang dari hasil bisnisnya itu digunakan untuk membuat lebih banyak game CoderBunnyz dan game AI terbaru. Tidak hanya itu, Ia juga turut berdonasi untuk orang yang tidak mampu. Berkat keahlian Mehta, Google dan Microsoft bahkan menawarkan akan merekrutnya saat dewasa nanti.

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here

    Latest Posts

    POPULAR