Roehanna Koeddoes, Jurnalis Wanita Pertama Indonesia dirayakan Google

0
165
Roehanna Koeddoes
Foto: Google Doodle

Roehanna Koeddoes atau Ruhana Kuddus dikenal sebagai jurnalis perempuan pertama Indonesia. Dirinya dinobatkan oleh Pemerintah Indonesia menjadi pahlawan Indonesia pada 8 November 2019.

Hari ini (8/11), Google Doodle merayakan hari Roehanna Koeddoes, seorang pendidik dan jurnalis perempuan pertama Indonesia. Roehanna ini berhasil mendobrak kesetaraan gender dan kebebasan berekspresi perempuan.

Atas prestasi dan jasanya tersebut, pemerintah Indonesia resmi menobatkan Rohenna sebagai pahlawan nasional di tahun 2019. Lahir sebagai Siti Roehana pada tanggal 20 Desember 1884, Koto Gadang, Sumatera Barat.

Hidup dalam masa yang sama dengan Kartini, Roehanna tumbuh dengan kecintaannya pada membaca. Dirinya telah gemar membaca surat kabar lokal dan berbagi berita bersama teman-teman sebayanya sejak berusia 7 tahun.

Pada tahun 1911, Roehanna memulai karirnya di bidang pendidikan dengan mendirikan sekolah khusus wanita pertama di Indonesia bernama Sekolah Kerajinan Amai Setia. Dimana sekolah tersebut memberdayakan perempuan melalui berbagai program mulai dari bahasa Belanda, keterampilan mengelola keuangan, baca-tulis, pendidikan agama hingga budi pekerti.

Setelah itu, Roehanna memperluas pengaruhnya setelah pindah ke Bukittinggi, Sumatra Barat. Di sanalah ia memulai karirnya sebagai jurnalis. Sekaligus, menjadikannya jurnalis perempuan pertama di Indonesia. Ia menulis dalam surat kabar perempuan bernama “Poetri Hindia”.

Tak sampai di situ, Roehanna juga mendirikan surat kabar wanita bernama “Soenting Melajoe”. Sebagai pelopor, publikasi ini secara langsung menginspirasi perkembangan beberapa surat kabar wanita Indonesia yang berpengaruh lainnya.

Sepanjang karirnya, Roehanna terus menulis artikel yang mendorong perempuan untuk membela kesetaraan dan melawan kolonialisme dengan beberapa mencapai pengakuan nasional. Sebagai berkat perintis seperti Roehanna, banyak yang menggap perempuan dalam jurnalisme Indonesia lebih kritis dan berani dari sebelumnya.

Di tahun 2019, tepatnya 8 November, Roehanna dianugrahi gelar Pahlawan Nasional oleh Presiden Joko Widodo. Pengharaannya tersebut diterima oleh Janeydy, cucu dari Roehanna.

Baca juga: Wang Yaping Jadi Astronot Wanita Pertama Cina yang Melakukan Spacewalk

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here