Kolaborasi dengan Meta, Think.Women Dukung Perempuan Maju Digital

0
175
Perempuan Maju Digital
Foto: Unsplash/Avel Chucklanov

Think.Women bersama Meta menghadirkan program Perempuan Maju Digital: Pebisnis Online. Program ini dimaksudkan untuk membantu UMKM yang dimiliki oleh perempuan.

Perempuan Maju Digital: Pebisnis online ini merupakan program pengembangan untuk para perempuan pemilik usaha bisnis rintisan melalui pelatihan. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kecakapan digital guna mengembangkan potensi usaha yang juga bagian dari ekosistem digital Indonesia sejak tahun 2018.

Dirancang khusus untuk membantu pemberdayaan perempuan dalam dunia digital, kini Perempuan Maju Digital telah memiliki lebih dari 5.000 perempuan di lebih dari 42 kota di Indonesia. Mereka tuturt bergabung dalam program Perempuan Maju Digital: Pebisnis Online selama tahun 2020-2021 lewat situs perempuanmajudigital.id.

Perempuan Maju Digital

Baca juga: Tips Berkarier di Industri Teknologi ala Tokopedia

Peran perempuan sendiri di era ekonomi digital ternyata berdampak besar dalam pemulihan ekonomi nasional. Tentunya dengan merintis berbagai bisnis dan dibarengi dengan memaksimalkan platform online.

Hasil riset Meta bersama Bank Dunia dan Organisation for Economic Cooperation and Development (OECD) pada tahun 2019, menyatakan bahwa 39% pengguna akun bisnis dalam platform Facebook terdiri dari perempuan. Serta, 90% pengusaha perempuan yang bergabung menyatakan perkembangan bisnis ini terbantu oleh media sosial dan dukungan antar sesama pengusaha perempuan.

Kementerian Koperasi dan UMKM sendiri mencatat bahwa sekitar 50% usaha mikro dan kecil di Indonesia digerakkan oleh perempuan. Meskipun begitu, kenyataannya, perempuan masih sering menghadapi kesulitan akses modal usaha dan dinilai kurang memiliki tingkat literasi digital yang memadai.

Sehingga, menjauhkan mereka dari perkembangan digital yang sebenarnya mampu membantu meningkatkan bisnis. Hingga, potensi meningkatkan Produk Domestik Bruto (PDB).

Demi mematahkan stigma tersebut, Think.Women akhirnya memutuskan untuk menghadirkan “Perempuan Maju Digital: Pebisnis Online”.

Gune memperluas jaringan dalam platform online, Perempuan Maju Digital sendiri telah bermitra dengan platform pemberdayaan pengusaha perempuan dari Meta selama dua tahun terakhir. Yakni, #SheMeansBusiness.

“Perempuan Maju Digital hadir sebagai komitmen Think.Women untuk menjadi wadah dalam diskusi dan pembelajaran terbuka seputar penggunaan digital yang bertujuan meningkatkan kemampuan para womenpreneur di Indonesia. Program online intensif mampu untuk memberikan wadah untuk berdiskusi seputar bisnis, meningkatkan pengetahuan dan tingkat rasa percaya diri perempuan pemilik usaha kecil dan mikro sebesar 12-19%. Ke depannya, melalui rangkaian program Perempuan Maju Digital kami berharap akan ada lebih banyak perempuan di Indonesia yang bisa lebih dekat dengan teknologi, menggunakannya secara maksimal untuk mengembangkan kemampuan komunikasi dan edukasi dengan keluarga, memaksimalkan aktivitas keseharian, serta meningkatkan bisnis rintisan yang sedang dilakukan,” papar Anantya, Managing Director Think.Women.

Anantya juga berharap ke depannya, program Perempuan Maju Digital dapat membantu mendekatkan perempuan dengan teknologi. Hingga dapat menggunakannya secara maksimal untuk mengembangkan potensi bisnis maupun aktivitas sehari-hari.

Perempuan Maju Digital
Foto: Unsplash/Keren Levand PM

Kedua platform ini saling bersinergi memberi pelatihan dan pendampingan bertahap serta menyeluruh kepada setiap peserta. Sehingga, dapat meningkatkan literasi digital sekaligus mendukung kontribusi pengusaha perempuan dalam sektor ekonomi digital Indonesia.

Memasuki tahun ketiga, Perempuan Maju Digital: Pebisnis Online sendiri hadir dalam bentuk yang berbeda. Sebelumnya, program ini digelar dalam bentuk workshop selama dua hari di enam kota berbeda. Yaitu, Bogor, Semarang, Malang, Padang, Pontianak dan Ambon yang telah melibatkan lebih dari 5.000 perempuan.

Baca juga: Dipimpin Perempuan, Lemonilo Disuntik Rp516 Miliar untuk Ekspansi

Untuk menjangkau dan meningkatkan kemampuan digital ke lebih banyak perempuan, program tersebut menyediakan Kelas Online Intensif Perempuan Maju Digital. Merupakan perpaduan kelas online dan bentukan business growth program tanpa dipungut biaya. Kini, lebih dari 300 perempuan telah mengikuti kelas online tersebut.

Paradiva yang telah bergabung dalam Perempuan Maju Digital: Pebisnis Online akan dibekali pengetahuan menyeluruh serta kesampatan melatih diri secara langsung untuk mendalami berbagai hal yang dinilai penting dalam memulai bisnis online. Termasuk kemampuan berpikir kritis dan pemahaman dasar mengenai penggunaan digital.

Selain penyelenggaraan secara daring, “Perempuan Maju Digital: Pebisnis Online 2021” juga mengadakan Pitch Day, yang memberikan kesempatan bagi peserta program kelas online intensif untuk mempresentasikan rencana bisnis berkelanjutan dan kampanye marketing mereka.

Dari hasil Pitch Day, sepuluh peserta terbaik tidak hanya berhak mendapatkan dana marketing dan modal usaha, tetapi juga mengikuti penambahan bentukan Business Growth sebagai salah satu komitmen program untuk menghadirkan program pendampingan yang menyeluruh melalui dana akselerasi bisnis, pengetahuan digital marketing, dan panduan mentor selama tiga bulan.

Lebih jauh lagi, pada sekitar bulan Maret 2022 rangkaian program “Perempuan Maju Digital: Pebisnis Online” akan semakin meriah dengan adanya Festival Perempuan Punya Bisnis, sebuah event virtual yang diperuntukkan bagi seluruh perempuan dan para pebisnis online yang tertarik ingin berbisnis, memanfaatkan teknologi untuk mengembangkan bisnis dan kemampuannya sehingga menjadi lebih berdaya. Dengan mengusung konsep multiple stages, para pengunjung bisa punya kesempatan untuk mendapatkan pengalaman virtual untuk menikmati talkshow sambil belajar, mendapatkan inspirasi dari narasumber, sekaligus bisa mempromosikan bisnis mereka di satu tempat selama seharian penuh.

“Untuk memperluas dukungan peran perempuan dalam industri UMKM, Perempuan Maju Digital berusaha menjalin kerja sama dengan berbagai pihak. Pada tahun 2020, kami bekerja sama dengan Difalink untuk untuk memberikan kesempatan bagi perempuan dengan disabilitas, dan dengan Hekaleka untuk menjangkau komunitas perempuan di wilayah Indonesia Timur. Di tahun 2021 ini, Perempuan Maju Digital menjalin kerjasama dengan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak serta Jakpreneur. Ke depannya kami berharap bisa melibatkan lebih banyak partner dalam program yang sudah berjalan selama tiga tahun ini,” tutup Anantya. 

Baca juga: TechDiva of The Year: Dian Siswarini, CEO XL Axiata

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here