SheHacks Indosat Klaim Berdayakan 1500 Perempuan RI

0
107
shehacks ioh

Gadgetdiva.id — Indosat Ooredoo Hutchison melalui SheHacks berhasil bantu lebih dari 1.500 perempuan Indonesia. Khususnya dalam mengambil peran penting di dunia Teknologi.

SheHacks 2021 sendiri pertama kali diluncurkan pada Oktober 2020 lalu. Program terakhirnya telah selesai di bulan Desember 2021. Program ini bertujuan mengurangi kesenjangan gender dengan memanfaatkan berbagai inovasi di bidang ekonomi, pendidikan dan kesehatan perempuan.

SheHacks
Foto: detik.com

Lebih lanjut, SheHacks 2021 sendiri telah diikuti oleh 1.453 perempuan di seluruh Indonesia. Mulai dari yang berusia 15 hingga 40 tahun. Mereka menerima total 447 proposal solusi permasalahan.

Pencapaian ini menunjukkan peningkatan yang sangat signifikan dari tahun sebelumnya dengan total 95 peserta dan 30 proposal yang dikumpulkan. SheHacks 2021 sendiri juga telah menjangkau lebih luas dari tahun 2020 karena 23% dari total peserta tahun 2021 ini berasal dari luar Pulau Jawa. Sebanyak 12 sesi webinar digelar tahun ini melalui berbagai platform digital yang telah ditonton hampir 12 ribu kali, naik hampir 4x dibanding tahun lalu.

“Kami sangat mengapresiasi antusiasme lebih dari seribu lebih perempuan inspiratif Indonesia yang telah menunjukkan ide dan karya luar biasa dalam program SheHacks 2021. Sejalan dengan komitmen jangka panjang kami untuk menghadirkan pengalaman digital kelas dunia dengan menghubungkan dan memberdayakan setiap orang di Indonesia, termasuk perempuan, SheHacks hadir sebagai salah satu program Corporate Social Responsibility (CSR) unggulan kami di bawah pilar Pemberdayaan Perempuan,” ucap Steve Saeran, SVP Head of Corporate Communications Indosat Ooredoo Hutchison pada rilis yang diterima oleh Gadgetdiva. 

Steve menyatakan bahwa Indosat melihat smeangat perempuan Indonesia dalam menemukan solusi yang tepat untuk mengatasi permasalahan nyata dengan pemanfaatan teknologi. Indosat percaya bahwa perempuan akan memainkan peran penting di bidang teknologi digital. Sekaligus, dukung kemajuan bangsa di masa depan.

Program SheHacks 2021

Kini, SheHacks 2021 telah bekerja sama dengan organisasi global seperti United Nations Development Programme (UNDP), UN Women dan GSMA Connected Women. Dalam menyelenggarakan berbagai program termasuk rangkaian webinar untuk berbagi pengetahuan seputar teknolgoi dan pemberdayaan perempuan.

Program tersebut tentunya dilakukan bersama para tokoh berpengaruh bagi peserta dan umum. Ada juga mentoring dan strategic partners session untuk para finalis hingga buddy program untuk lima finalis terbaik.

Sesi mentoring ditujukan untuk membantu para finalis mempertajam solusi mereka dalam mempersiapkan pitch terakhirnya dengan menghadirkan sejumlah mentor untuk topik-topik yang berbeda, yaitu Reza Rizky Darmawan (Co-Founder & CEO POST.app) untuk topik problem and solution fit, Dina Kosasih (Founder Oihub) untuk topik customer validation, Dina Dellyana (Direktur Inkubator Bisnis SBM ITB) untuk topik BMC and lean canvas, dan Leonika Sari (CEO Reblood) untuk topik prototyping.

SheHacks

Selanjutnya, strategic partners sharing sessions ditujukan untuk memberikan pengetahuan mendalam tentang isu-isu seputar perempuan, mencakup penggunaan teknologi oleh perempuan untuk mendorong kewirausahaan dan kesejahteraan keluarga, akses perempuan ke pendidikan berkualitas, dan hak perempuan atas layanan kesehatan reproduksi. Sesi ini diisi oleh sejumlah tokoh penting, termasuk Iriantoni Almuna (Program Lead Women’s Economic Empowerment, UN Women Indonesia), Dominica Lindsey (Senior Director GSMA Connected Women), dan Lady Diandra (Youth Co:Lab Indonesia Focal Point UNDP).

SheHacks 2021 juga melibatkan para juri yang mumpuni di industri, yaitu Haryati Lawidjaja (CEO LinkAja), Faye Wongso (CEO & Founder KUMPUL), Dayu Dara Permata (CEO & Founder Pinhome), dan Dwi Faiz (Kepala Program UN Women Indonesia). Ketiga Pemenang Terbaik yang dipilih oleh para juri berhasil mendapatkan total hadiah hingga Rp100 juta, dan Lima Finalis Terbaik yang dipilih juga berhasil mendapatkan kesempatan terhubung dengan pemangku kepentingan global yang tepat untuk mengaktualisasikan solusi mereka melalui pengembangan hingga pendanaan dalam buddy program selama 4 bulan, sejak September hingga Desember 2021. Sepuluh Finalis Terbaik juga berkesempatan untuk mempresentasikan inovasi mereka di depan para venture capital global yang tergabung dalam AVPN (Asian Venture Philanthropy Networks).

Program Shop-for-a-cause She Hacks 2021

Selain itu, SheHacks 2021 juga berhasil menyelenggarakan program ‘Shop-for-a-Cause’ yang berkolaborasi bersama Rubylicious dan Koalisi Indonesia Cegah Kanker Serviks (KICKS), untuk mendorong perempuan Indonesia dalam mendukung kesehatan perempuan lain melawan kanker serviks. Dari lebih dari 1.300 item berwarna pink yang berhasil terjual di situs resmi Rubylicious dan toko offline, 10% secara otomatis dikonversi menjadi donasi kepada KICKS untuk mendukung pasien kanker serviks yang menginap di Rumah Singgah Cancer Information and Support Center (CISC).

SheHacks
Foto: Unsplash/Chirstina Wocintechchat

“Kami berharap program SheHacks dapat terus mendorong realisasi karya-karya inovatif perempuan Indonesia dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui pemanfaatan teknologi digital. Kami yakin perempuan dapat menciptakan perubahan yang berdampak positif, tidak hanya bagi lingkungan sekitarnya namun juga bagi masyarakat luas,” tutup Steve.

Baca juga: Dong Dong, Perempuan Virtual Paling Ngerti Olimpiade Musim Dingin 2022

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini