Sita Base Jam Ngomongin Haters dan Kripto

0
Sita Base Jam
Sita Base Jam (foto: Instagram)

Gadgetdiva.id — Sita Base Jam ternyata masih eksis dan band yang membesarkan namanya itu dikabarkan sedang menggarap materi untuk karya terbarunya. Namun bukan musisi zaman now namanya jika mereka tidak melek terhadap teknologi, apalagi soal media sosial.

Sebelum ada Chua Kotak atau Voice of Baceprot, Sita Base Jam bisa dibilang sebagai salah satu perempuan anggota band yang dikenal sebagai bassist. Anak 1990an pasti kenal dengan Sita dan Base Jam. Dahulu, kebanyakan perempuan di sebuah band berperan sebagai vokalis atau backing vocal. Tapi tidak dengan perempuan bernama lengkap Ardhini Citrasari ini. Dia lebih memilih memegang bass di band-nya.

Baca juga: Lala Karmela, Istirahat Medsos Bagus untuk Kesehatan

Kini selain sibuk menggarap proyek baru untuk Base Jam Sita juga disibukkan mengurus suami dan ketiga anaknya. Siapa sangka, ternyata adik gitaris Base Jam, Aris, ini juga bekerja sebagai karyawan di sebuah kantor market research.

Sita base jam
Sita Base Jam (Foto: Instagram)

“Sibuk siapin materi bareng Base Jam, urusin kerjaan kantor market research dan terus selalu urus 3 anak dan suami,”kata Sita saat di hubungi Gadgetdiva beberapa waktu lalu.

Sebagai Seorang bassist sekaligus Ibu, bagi Sita, komunikasi sangatlah penting apalagi kondisi yang semua orang dibatasi aktivitasnya saat ini di masa pandemi. Smartphone jadi andalan Sita Base Jam untuk menunjang aktivitasnya sehari – hari baik dengan keluarga maupun dengan Base Jam. Tidak heran jika banyak fitur smartphone yang cukup menarik dan menjadi andalan Sita setiap hari.

Sita base jam

“Fitur – fitur yang aku pakai biasanya tulis notes, rekam suara dan tentu saja video call. Tapi kalau disuruh pingin fitur dimasa depan sih pingin smartphone punya Layar transparan atau hp transparan. Fitur self-manage konten HP, misalnya, manage pengelompokkan file, manage kapan harus self clean atau auto scan,”kata Sita Base Jam.

Perkembangan dunia digital termasuk sosial media juga berkembang pesat, tak dipungkiri bijak dalam bersosmed diperlukan. Bicara sosmed, tak lepas dari yang namanya haters. Bagi Sita ia tak perlu ambil pusing soal haters – haters yang ada di dunia sosial media.

Sita Base Jam
Koleksi gadget jadul Sita Base Jam

“Membiarkan saja mereka dengan hate mereka. Saya tidak bisa mengatur reaksi atau pikiran atau pendapat mereka. Jadi saya juga tidak harus bereaksi terhadap hate-nya mereka. “,ungkap Sita.

“Pernah kepikiran mau stop aktif di medsos, Lelah kadang dengan medsos. Tapi jadinya gak pernah stop full, hanya puasa aja beberapa waktu gitu,” ujar musisi yang pernah memiliki Hape Motorola startac, Nokia 3110, Blackberry gemini dan beberapa merk lainnya yang masih ia koleksi.

Sita Base Jam Belum Tertarik di Dunia Kripto

Maraknya artis terjun ke dunia Kripto ternyata tak membuat Sita Base Jam ikut – ikutan, bahkan bassist Base Jam yang sering membuka mobil Banking, Sosmed dan notes di ponselnya ini tak tertarik masuk ke dunia Kripto. Apalagi fenomena yang terjadi di dunia selebritis yang sedang ramai dan berlomba membuat token Kripto sendiri.

“Belum tertarik main kripto, Sampai saat ini masih mengamati aja gimana perkembangannya, termasuk soal NFT. Tapi, kayaknya belum tertarik sejauh ini. Kalau soal yang dibilang ilegal, menurutku mungkin karena belum jelas aturannya di Indonesia. Dan pengetahuannya juga belum detail, jadi mungkin banget dibelokkan menjadi topik ilegal,” kata Sita.

“Tapi kan, kripto itu acuannya luar negeri ya, dan di luar negeri di beberapa negara judi itu legal dan memang ada aturannya. Jadi balik lagi, menurutku karena di sini aturannya belum jelas aja sih. Dan kadang ada pihak yang justru menggunakan ketidaktahuan itu sebagai kesempatan untuk menarik minat orang-orang.”tambah Sita.

Melihat hal ini Sita menyarankan buat orang – orang yang FOMO main kripto untuk mempelajarinya terlebih dulu.

“Kita pasti sering takut ketinggalan sesuatu. Ketinggalan jadwal kereta, bis, dll. Apalagi ketinggalan trend. Tapi, gak ada untungnya juga kalau ikutan trend tapi gak paham, atau kalau bukan sesuatu yang jadi passion kamu. So, kalau mau invest di kripto, pelajari dulu. Banyak baca. Dengar review. Dan banyak ngobrol dengan orang yang memang ahli atau punya pengetahuan yang mumpuni di bidang ini,” tutup Sita.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini