Keberhasilan Aliansi G20 Empower Angkat Isu Pemberdayaan Perempuan

0
Deklarasi Pemimpin G20

Gadgetdiva.id — KTT G20 berakhir pada 15-16 November 2022 dengan membawa 52 poin Deklarasi Pemimpin G20 yang telah disepakati. Salah satunya soal isu pemberdayaan yang direkomendasikan oleh aliansi G20 Empower.

Ada 8 poin yang berkaitan dengan isu pemberdayaan perempuan dan kesetaraan gender. Satu di antaranya merupakan rekomendasi yang diberikan oleh aliansi G20 Empower.

Isu yang diangkat oleh aliansi G20 Empower sendiri ialah terkait pemberdayaan perempuan dan kesetaraan gender. Sehingga, hasil dekrlarasi dari KTT G20 ini menyatakan bahwa kedepannya G20 akan terus memberi dukungan penyelenggaran pada isu pemberdayaan perempuan.

Dari pernyataan resminya yang diterima Gadgetdiva pada Rabu (23/11), Chair G20 EMPOWER, Yessie D Yosetya, mengatakan, “Sebagai aliansi atau working group dari G20 yang berkaitan dengan pemberdayaan dan representasi kemajuan ekonomi perempuan, G20 EMPOWER telah berjuang untuk mempercepat kepemimpinan dan pemberdayaan perempuan di sektor swasta.” 

Yessie menyatakan bahwa pihaknya telah menunjukkan komitmen berkelanjutan dari G20 Empower dalam membawa rekomendasi yang dapat ditindaklanjuti sebagai bagian dari working group G20 Presidensi Indonesia. Menurutnya, kerja keras dari aliasni yang dipimpinnya ini membuahkan hasil yang baik.

G20 Empower

Terutama dalam peletakkan isu pemberdayaan perempuan hingga kesetaraan gender. Hingga kesetaraan gender dinyatakan menjadi salah satu prioritas pada KTT G20 Presidensi Indonesia.

“Secara khusus kami memandang deklarasi G20 mengalami kemajuan penting karena untuk pertama kalinya negara G20 menyepakati dan memberikan komitmen pada pemberdayaan perempuan di dalam pernyataan utuh tersendiri, yang tertuang dalam butir komitmen ke-46 pada Deklarasi Pemimpin G20 di Bali,” ungkap Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Republik Indonesia, Bintang Puspayoga.

Komitmen ke-46 dalam Deklarasi Pemimpin G20 di Bali

Komitmen ke-46 pada Deklarasi Pemimpin G20 di Bali berbunyi sebagai berikut:

Oleh karena perempuan dan anak-anak perempuan menerima dampak Covid-19 dan berbagai krisis lainnya begitu dalam, maka kami (pemerintah negara anggota G20) menegaskan komitmen kami untuk menempatkan kesetaraan gender dan pemberdayaan perempuan sebagai inti dari upaya melaksanakan pemulihan yang infklusif dan pembangunan berkelanjutan.

Pemerintah negara anggota G20 berkomitmen mengimplementasi the G20 Roadmap Towards and Beyond the Brisbane Goal untuk mendorong inklusi keuangan dan akses pada teknologi digital, demikian pula menjawab ketimpangan distribusi industri kerja dalam negeri dan pemeliharaannya, baik yang berbayar ataupun tidak, terutama mengakhiri jurang ketimpangan sistem pengupahan/pembayaran berbasis gender. 

G20 Empower

Pemerintah negara anggota G20 berkomitmen untuk mengeliminasi kekerasan berbasis gender, meningkatkan layanan pendidikan, pengasuhan, kesehatan dan sosial, serta mengatasi stereotype gender. 

Pemerintah negara anggota G20 akan melanjutkan upaya mendorong akses yang setara bagi perempuan dan anak-anak perempuan untuk mendapatkan pendidikan yang inklusif dan berkualitas. Termasuk dalam hal ini partisipasi dalam Pendidikan STEM, kewirausahaan perempuan dalam UMKM dan untuk dapat mengakses posisi kepemimpinan. 

Pemerintah negara anggota G20 mendorong peningkatan kualitas hidup perempuan di pedesaan dan perempuan penyandang disabilitas. Pemerintah negara G20 menyambut baik kerangka kerja yang telah disusun oleh Aliansi EMPOWER dan keterlibatan konstruktif dalam forum G20. 

Pemerintah negara anggota G20 menyambut dan mendukung bagi penyelenggaraan konferensi tingkat menteri tentang pemberdayaan perempuan dalam forum G20 di tahun depan dan masa mendatang.

Lebih jauh, Bintang menegaskan bahwa, dengan ditetapkannya komitmen kepala negara tekait pemberdayaan di dalam butir tersendiri, menunjukkan G20 memberikan perhatian pada nasib perempuan. Selain itu, negara-negara anggota G20 juga serius menempatkan perempuan dan anak sebagai inti dari pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.

Menurut Bintang, mereka juga berkomitmen untuk membangun arsitektur perekonomian global yang bertitik tolak dari kesetaraan dan penghapusan ketimpangan baik dalam distribusi kerja domestik dan pengasuhan maupun ketimpangan.

Cek berita teknologi, review gadget dan video Gadgetdiva.id di Google News

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini