Astronot-astronot wanita pertama di dunia, luar biasa di luar angkasa

Astronot wanita pertama di dunia, mungkin belum banyak yang mengenalnya. Wanita memang telah melakukan hal yang cukup menakjubkan di bumi, tapi kalau urusan luar bumi atau luar angkasa, belum banyak astronot wanita. Namun kini NASA sedang berupaya untuk mencari bibit-bibit baru astronot untuk masa depan.

Tahukah kamu jika astronot wanita pertama di dunia berasal dari Rusia. Namanya adalah Valentina Tereshkova, yang terbang bersama NASA pada 1963. Sedangkan astronot NASA bernama Mae Carol Jemison merupakan wanita Afrika-Amerika pertama yang terbang ke luar angkasa, pada 1987.

Rekor wanita yang terbang ke luar angkasa tak hanya itu tapi lanjut ke Susan Helms, wanita pertama yang berada di stasiun luar angkasa (ISS) yang terbang pada 2001. Lalu pada Oktober tahun lalu, ada dua wanita yang menginjakkan kaki di luar ISS untuk pertama kalinya. Mereka adalag Christina Koch dan Jessica Meir.

Christina Koch

Di sisi lain, Koch juga telah memecahkan rekor sebagai astronot wanita pertama yang paling lama tinggal di ISS, tepatnya berdurasi 328 hari.

Menurut Space.com, sejauh ini ada sekitar 566 astronot yang terbang ke luar angkasa. Namun hanya 64 di antara mereka yang berkelamin wanita. Bahkan saat ini ada 38  astronot yang aktif di NASA namun yang wanita hanya sekitar 12 orang.

Saat ini ada beberapa program yang telah dilaksanakan NASA untuk menyaring potensi-potensi wanita di luar angkasa. Salah satunya adalah Sensoria Space Program yang menyediakan pelatihan, pengembangan profesional, dan pengalaman riset yang dipimpin wanita.

Saat ini NASA berencana untuk mengirim wanita ke bulan untuk pertama kalinya. Langkah ini dibuat dalam program Misi Artemis yang akan dilaksanakan pada 2024.

No Comments Yet

Leave a Reply

Your email address will not be published.