Tokopedia Bagi Tips Jaga Kesehatan Mental di Masa Pandemi

0
104
Jaga Kesehatan Mental

Pandemi masih berlangsung, Tokopedia membagikan tips seputar jaga kesehatan mental. Yuk, simak ulasannya, Paradiva!

Dalam rangka rayakan Hari Pers Nasional yang jatuh pada tanggal 8 Februari 2022 alias hari ini, Tokopedia menggelar sebuah acara online bertajuk Self-Healing Lewat Berkarya Bareng Tokopedia. Acara ini juga turut menggunang Indah Sundari selaku Psikolog untuk memaparkan seputar tips jaga kesehatan mental.

Namun sebelum membeberkan apa saja tips jaga kesehatan mental yang dibagikan, Paradiva mesti tahu terlebih dahulu seputar kesehatan mental. Di antaranya adalah keluhan psikomatis.

Jaga Kesehatan Mental

Menurut Indah, keluhan psikomatis merupakan contoh tantangan mental yang meningkat secara signifikan selama pandemi. “Artinya, seseorang bisa merasa sakit secara fisik tetapi tidak terdapat gejala fisik. Hal ini biasanya disebabkan oleh stres, panik, ataupun cemas. Burnout juga menjadi tantangan mental lainnya,” jelasnya.

Keadaan ini mendorong masyarakat mencari berbagai kegiatan untuk mengisi waktu luang di rumah, contohnya berolahraga atau melakukan hobi. “Tren tersebut menyebabkan kategori Olahraga dan Hobi menjadi salah satu kategori paling populer di Tokopedia sepanjang 2021,” kata External Communications Senior Lead Tokopedia, Ekhel Chandra Wijaya.

Tips Jaga Kesehatan Mental ala Tokopedia

Tokopedia bersama Indah pun membagikan tips lainnya agar masyarakat bisa lebih mudah menjaga kesehatan mental dari rumah.

Belajar Melukis atau Membuat Kerajinan Tangan 

“Melakukan aktivitas seperti melukis ‘paint by numbers’ atau membuat kerajinan tangan, misalnya, dapat membantu mengembalikan energi positif sehingga produktivitas bisa ikut meningkat,” kata Indah.

Jaga Kesehatan Mental

Di Tokopedia sendiri, produk paint by numbers atau alat lukis lainnya serta peralatan kerajinan tangan masing-masing meningkat hampir 2x lipat sepanjang 2021 dibandingkan tahun 2020.

Meditasi dengan Menulis Jurnal Harian atau Membaca

Menulis jurnal harian dapat membantu seseorang untuk mengurai emosi-emosi negatif agar lebih mudah dipahami. “Selain menulis, perbanyak kegiatan membaca buku, contohnya terkait pengembangan diri,” sarannya.

“Penjualan buku tentang pengembangan diri di Tokopedia meningkat hampir 2x lipat selama 2021 dibandingkan 2020,” jelas Ekhel.

Jaga Kesehatan Mental

Tetap Terhubung dan Berbagi Cerita

“Dengan menjaga hubungan dengan orang-orang terdekat, kita bisa merasa lebih tenang dan tidak merasa sendirian. Bahkan dukungan teman atau keluarga bisa membantu menemukan solusi untuk mengatasi permasalahan yang dihadapi,” tutur Indah.

Kenali Batas Diri Sendiri 

Ada beberapa tanda peringatan awal yang menunjukkan seseorang harus mulai memperhatikan kondisi kesehatan mental. “Misalnya, kualitas tidur dan nafsu makan terganggu, produktivitas menurun karena tidak fokus dan lain-lain,” ucapnya.

“Artinya kita perlu sediakan waktu untuk ‘istirahat’ dari rutinitas, termasuk bekerja, untuk melakukan kegiatan menyenangkan sehingga pikiran kita bisa recharged kembali,” ujar Indah.

Berolahraga Fisik dan Mental

Buat rutinitas olahraga yang menyenangkan, misalnya dengan melakukan yoga atau lari pagi. “Atau bisa mencoba olahraga rekreasi seperti bermain sepatu roda,” saran Indah.

Ekhel menambahkan, “Tren berolahraga kian populer di masyarakat. Penjualan produk olahraga di Tokopedia, seperti sepatu roda hingga perlengkapan lari, meningkat lebih dari 2x lipat sepanjang 2021.”

Baca juga: Tips Ayleen Charlotte Tinder Swindler, Balas Dendam Ditipu Simon Leviev Rp2 Miliar

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini