Pinhome Beber Modus Penipuan Properti, WASPADA!

0
169
Modus Penipuan Properti

Penipuan properti kerap kali terjadi. Pinhome ungkap beberapa modus penipuan properti yang wajib diketahui Paradiva agar kamu dapat berhati-hati.

Modus penipuan properti tak hanya memakan korban dari kalangan awam. Namun juga, masyarakat secara keseluruhan tanpa memandang kelas sosial.

Pinhome, melalui Ahli Properti dan Pembiayaan Vina Yenastri mengungkap beberapa modus properti yang kerap kali terjadi. Modus ini wajib diwaspadai oleh penjual maupun poperti. Sehingga, diharapkan masayarakat lebih jeli dan berhati-hati sebelum memutuskan untuk bertransaksi.

Modus dengan SMS

Modus penipuan proeperti yang paling sering terjadi adalah penipuan lewat SMS. Meski, sudah menjadi rahasia umum dalam masyarakat bahwa ini sejatinya trik penipuan, namun ternyata masih banyak juga pihak-pihak yang dirugikan.

“Dari sisi penjual properti, ada orang SMS pura-pura tertarik dengan propertinya, lalu ditelepon dan ada permainan kata-kata dari penipu. Hingga dapat mengakibatkan penjual tertipu,” kata Vina dalam Bahas Tutnas Properti by Property Academy Pinhome.

DP dibawa oleh Oknum Perantara

Modus penipuan properti yang sering terjadi selanjutnya adalah saat menggunakan perantara. Jika meggunakan perantara, sebaiknya pastikan terlebih dahulu sudah terdaftar di AREBI dan ditransfer ke rekening perushaan.

“Ketika ingin menjual properti menggunakan perantara, baik itu saudara sendiri atau agen  properti, sebenarnya lebih aman menggunakan agen properti ya. Jadi ketika si pembeli  membayar DP menggunakan rekening perantara, rekeningnya harus berupa rekening PT  dari si agen propertinya. Tapi kalau tidak menggunakan broker atau agen properti, dalam  artian tidak ada pihak ketiga, sebaiknya DP itu ditransfer ke rekening penjualnya atau yang  namanya ada di sertifikat,” terang Vina. 

Oleh karena itu, sebelum melakukan transfer atau pembiayaan apapun kepada penjual harus menggunakan perjanjian resmi. Guna meminimalisir penipuan.

“Lalu sekarang bagaimana kalau si penjualnya yang kabur dan transaksinya belum selesai?  Maka dari itu sebelum melakukan transfer atau pembiayaan apapun kepada di penjual,  harus menggunakan perjanjian resmi. Kemungkinan (penipuan) tersebut pasti ada ya, tapi  bisa diminimalisir dengan perjanjian itu. Jadi semisal jika si penjual abai atau lalai, seperti  apa sanksi atau kesepakatan antara si penjual dan pembeli,” lanjutnya. 

Pembeli Pinjam Sertifikat Asli

Untuk dicek ke BPN menggunakan notaris rekanan, pastikan notarisnya terpercaya atau bisa dicek bersamaan ke BPN jika ingin melakukannya secara independen.

“Bagaimana supaya jenis penipuan ini tidak terjadi? Pertama, lakukan pengecekan di BPN  menggunakan notaris rekanan. Jadi notarisnya ini juga yang terpercaya. Bisa juga  menggunakan pengecekan sertifikat online melalui aplikasi dari BPN. Atau kalau mau  ngecek langsung ke kantor BPN, bisa dilakukan bareng-bareng dari pihak pembeli dan  pihak penjual, itu akan lebih aman. Jangan sampai ngasih sertifikat asli ke pembeli atau  orang yang mengaku-ngaku sebagai pembeli,” jelas Vina. 

Mafia tanah

Tanah yang legalitas masih girik, segera diproses sertifikatnya. 

“Mafia tanah ini tidak bisa bekerja sendirian, pasti dia dibantu oleh oknum yang lain. Jadi,  biasanya dari properti atau tanah yang masih girik, yang belum bersertifikat, lalu dari tanah  tersebut diakui oleh si mafia tanah ini dan diklaim bahwa tanah itu adalah milik dia. Biasanya  ini terjadi di daerah atau lokasi yang statusnya masih girik, belum ada sertifikat. Tentu  peradilan dan lain-lain prosesnya sangat panjang dan ribet. Jadi gimana kalo status  tanahnya masih girik? Buruan deh langsung proses untuk dibuat sertifikatnya,” bebernya.  

Scam listing

Buat perjanjian sewa-menyewa notariil. Curigai jika ada harga yang terlalu murah di bawah  harga pasar. 

“Scam listing ini biasanya lebih kepada sewa-menyewa. Jadi misalkan ada iklan penyewaan  apartemen atau properti, lalu ada yang menyewa selama satu bulan. Lalu di tengah-tengah  masa sewanya, properti ini diiklankan lagi dan dipakai untuk disewakan ke orang lain lagi  dengan harga murah. Gimana cara menghindarinya? Ketika Anda menyewa properti,  lakukan juga surat perjanjian sewa-menyewa di depan notaris. Jadi aman juga secara  hukum,” tambahnya. 

Modus lelang rumah

Pelaku mengaku dari perusahaan resmi yang melelang rumah sitaan bank. Biasanya para  korban akan diminta untuk segera transfer uang sebagai tanda jadi. Agar terhindar dari  penipuan ini, sebaiknya dicek dulu latar belakang penyelenggara lelangnya. 

“Jadi kadang nih orang memang lagi nyari-nyari properti terus tiba-tiba ada yang nelpon,  ada yang ngasih tahu bahwa ada ‘properti murah lho dari lelangan bank A, terus kalau mau  properti ini, bayar dulu uang lelang atau adminnya baru nanti bisa ikut lelang’. Lalu dari situ  dibayar, ternyata orangnya hilang,” ujar Vina. 

“Gimana caranya supaya ini nggak terjadi? Jangan percaya dengan hal-hal seperti itu. Dicek  dulu, benar nggak bank A sedang melelang rumah? Atau yang lebih amannya lagi, sekarang  kan ada balai lelang, di situ juga banyak list rumah-rumah yang dilelang dari bank A,B,C,D,  dan lain-lain. Lebih baik menggunakan balai lelang tersebut daripada dari orang yang  menelpon random nawarin properti. Walaupun kerugian (penipuan jenis ini) tidak terlalu besar, tapi tetap saja itu namanya penipuan. Jadi jangan sampai hal tersebut terjadi,” pungkas Vina. 

Ia menambahkan, masalah penipuan dengan modus-modus serupa kerap banyak sekali  terjadi. Maka dari itu, Vina mengimbau untuk selalu pastikan penjual atau pembeli properti  harus paham betul mengenai alur transaksinya dan tidak mudah percaya dengan orang lain. 

“Kalau membahas masalah penipuan atau modus-modus seperti ini banyak banget kasus  yang aneh-aneh dan kita harus hati-hati. Makanya benar, ketika mau beli atau jual properti  itu harus tahu banget alurnya. Jangan gampang percaya sama orang,” tutupnya. 

Sebagai informasi, Property Academy by Pinhome rutin menggelar kelas webinar yang  membawa tema seputar Property, Finance, & Lifestyle dengan menghadirkan property  expert dan pembicara-pembicara berkompeten di bidangnya. Aspek legal pada properti pun  merupakan salah satu topik dari beragam topik properti yang sudah dilaksanakan oleh  Property Academy by Pinhome. 

Hati-hati dengan modus penipuan properti ini ya, Pardiva!

Baca juga: Dikagetin Song Kang, BMKG Jadi Trending Topic Twitter

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini