Tren Nightography dan Low Light Cinematography, Makin Mudah dengan Kamera Samsung Galaxy S22 5G Series

0
Nightography

Gadgetdiva.id — Salah satu tren fotografi yang mencuri perhatian masyarakat baru-baru ini adalah night photography yang kemudian populer disingkat nightography atau fotografi di malam hari. Video low-light cinematography juga kian digemari. Suasana malam dengan pendar cahaya warna-warni, bahkan dengan cahaya yang minim, bisa menyajikan nuansa yang lebih dinamis dan berkesan.

Membuat konten di malam hari memang memiliki tantangan tersendiri. Dengan cahaya yang terbatas, diperlukan pendekatan dan teknik yang berbeda. Bahkan sebelumnya, tak semua orang bisa melakukan low-light fotografi, karena memerlukan teknik yang cukup sulit dan perangkat yang mumpuni, biasanya perangkat kamera DSLR high-end.

Nightography

Tapi sekarang, berkat perkembangan teknologi yang kian masif, membuat konten yang epic di malam hari menjadi semakin mudah. Adalah Samsung, raksasa teknologi asal Korea Selatan, yang hadir dengan berbagai inovasi terdepan di industri. Salah satu inovasi tersebut adalah  fitur Nightography di Galaxy S22 5G series yang mendobrak standar kemampuan kamera smartphone. 

Samsung Galaxy S22 5G series dengan kamera terpintar memiliki kemampuan Nightography yang membantu penggunanya memiliki konten pemandangan dan momen di malam hari yang paling epic. Pengguna pun bisa mengekspresikan diri dengan lebih spontan, tak peduli bagaimana kondisi cahaya di sekitar, untuk menghasilkan konten yang lebih unik namun tetap berkualitas tinggi.

Fitur Foto Nightography di Galaxy S22 5G Series 

Samsung Galaxy S22 5G Series memiliki berbagai lompatan besar di sektor pro-grade camera, seperti Nightography Photo, Nightography Video, Cinematic Video, Super Clear Glass, hingga Adaptive Pixel-kamera. Hal ini membuatnya benar-benar menjadi smartphone flagship andal untuk mendapat kualitas foto dan video terbaik di berbagai kondisi, termasuk saat cahaya minim sekalipun.

Nightography

Dengan Galaxy S22 5G dan S22+ 5G, kamu bisa mendapat foto portrait yang lebih epic saat kondisi low light, baik itu dengan kamera depan maupun belakang. Berbekal smartphone terbaru Samsung, kamu bisa bikin konten lebih maksimal. Mulai hunting dan berpose di sudut-sudut kota di bawah cahaya lampu warna-warni, foto di kafe favorit dengan rooftop saat hangout di malam hari, atau bahkan mengambil foto hewan peliharaan rumah. 

Sistem kamera pada Galaxy S22 5G series telah dibekali dengan Nightography Photo yang memiliki kemampuan untuk menangkap cahaya di kondisi redup dengan lebih baik. Ponsel ini punya ixel sensor yang 23% lebih besar teknologi Adaptive Pixel-kamera, serta wide aperture hingga F/1.8. Dengan begitu, perangkat bisa menangkap lebih banyak cahaya dan membuat foto lebih cerah. 

Kemampuan tersebut juga dilengkapi dengan pemrosesan gambar yang begitu cerdas, termasuk dalam mengurangi noise yang kerap muncul saat kondisi low light. Terdapat teknologi Nona-Binning, didukung dengan Image Signal Processor (ISP) berbasis AI yang mampu menghadirkan resolusi gambar tertinggi untuk menghasilkan foto yang lebih jernih, tajam, dan detail. Tentunya foto yang makin bening dan siap di-post di media sosial tanpa edit. 

Kemampuan low-light cinematography

Selain foto malam hari yang lebih jernih, smartphone flagship terbaru Samsung ini uga hadir dengan Nightography Video yang memastikan rekaman video kamu di kondisi low light tampil begitu terang dan detail. Jadi, kamu bisa mengabadikan keseruan malam kamu, mulai dari nongkrong di tempat favorit, hingga merekam pemandangan malam yang unik.

Nightography
Galaxy Movie Studio 2022 BTS Web Series – Samsung Galaxy S22 Ultra 5G

Teknologi Nightography Video hadir berkat peningkatan pada Auto Framerate yang mampu menyesuaikan fps dan shutter speed terhadap kondisi cahaya. Jadi, kamu bisa mendapatkan tingkat kecerahan dan detail yang lebih baik di tiap video yang kamu rekam di kondisi low light. Juga pengembangan teknologi Super Night Resolution yang memberikan kejernihan lebih di tiap video yang direkam kondisi low light dengan menggabungkan berbagai frame untuk mendapatkan resolusi lebih baik.

Selain itu, produsen smartphone asal negeri K-Pop ini juga mengusung teknologi Super HDR serta membekali dengan prosesor 4nm yang mampu menjalankan algoritma AI lebih maksimal. Tujuannya untuk menciptakan hasil rekaman yang lebih realistis dengan mengoptimalkan kontras warna pada tiap-tiap titik gelap dan terang. Algoritma AI yang lebih cerdas ini juga mampu menganalisis tiap frame dan menciptakan detail dan warna yang lebih jernih dengan menyerap cahaya yang ditangkap dari kamera.

Tak ketinggalan, ada teknologi 12-bit HDR yang mampu menyajikan 64x data warna lebih banyak dari 10-bit HDR sehingga hasilnya bisa lebih vivid. Bahkan, kondisi backlight pun tidak akan mengganggu hasil video karena teknologi ini mampu menggabungkan dua exposure yang berbeda, yaitu exposure tinggi dan rendah, untuk menghasilkan gambar yang tetap terang ketika kamu merekam dengan melawan sumber cahaya.

Samsung juga membawa kemampuan videografi di smartphone ke level yang lebih tinggi berkat kemampuan Cinematic Video. Dengan Super Steady System yang dikembangkan, pengguna bisa menangkap pergerakan objek dalam video menjadi lebih smooth dan lebih minim getaran. Jadi, kamu bisa merekam momen keliling kota saat malam hari hingga aktivitas lari kamu di tempat seperti Stadion Utama Gelora Bung Karno jadi lebih stabil dan makin Instagrammable.

Nightography

Hal tersebut tidak terlepas dari Artificial Intelligence Video Digital Image Stabilization (AI VDIS) yang 4x lebih cepat dalam menganalisis pergerakan perangkat dan kondisi penggunanya, misalnya ketika berjalan atau berlari. Dengan begitu, stabilisasi yang dihasilkan menjadi lebih optimal, memungkinkan pengguna menciptakan video yang makin stabil layaknya menggunakan kamera profesional. Selain itu, Optical Image Stabilization (OIS) yang 58% lebih luas untuk menangkap lebih banyak variasi arah datangnya cahaya juga membuat hasil rekaman jadi lebih jernih, termasuk di malam hari.

Tidak hanya mampu menghasilkan video di kondisi low-light yang super stabil, kedua perangkat ini juga mampu fokus pada subjek yang direkam dengan lebih baik. Berkat teknologi Multi Object Tracking yang didukung auto frame rate yang lebih besar, Galaxy S22 5G dan S22+ 5G mampu mendeteksi hingga 10 orang dalam frame dengan fokus yang lebih cepat dalam kondisi low-light. Hal tersebut juga didukung dengan digantinya sensor Laser AutoFocus (AF) dengan AI terbarukan untuk hasil fokus yang lebih pintar.

Canggih sekali ya inovasi kamera di smartphone flagship Samsung ini. Jika paradiva ingin membuat konten ke level yang lebih tinggi dengan kualitas epic di berbagai kondisi, Samsung Galaxy S22 5G series adalah jawabannya. No debat.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini