E-Commerce

Social Bella Dapat Kucuran Dana Sebesar Rp920 Miliar

post-img

Source : gadgetDiva

Gadgetdiva.id — Beauty Tech asal Indonesia, Social Bella umumkan kabar bahwa mereka berhasil mendapatkan investasi sebesar Rp920 miliar, kemarin (18/10). Dengan pendanaan ini dipimpin oleh Temasek dan L Catterton.

Temasek dan L Catterton sendiri telah ikut serta pendanaan dalam Social Bella. Beberapa nama seperti East Ventures, Jungle Ventures dan sejumlah investor lainnya juga ikut ikut berkontribusi dalam investasi yang bejrumlah lebih dari 60 juta dollar AS atau sekitar lebih dari Rp 920 miliar.

Social Bella sendiri memiliki model bisnis perusahaan yang berfokus pada sustainable growth. Dimana mengalami pertumbuhan yang meningkat 20 kali lipat sejak 2020 dan juga margin yang semakin meningkat.

Kucuran Pendanaan untuk Social Bella

Social Bella

Salah satu beauty tech di Indonesia ini menargetkan pasar SHEconomy yang memiliki nilai Rp920 triliun atau 60 miliar dollar AS di Asia Tenggara. Dimulai dengan pasar kecantikan lebih dari Rp153 triliun atau 10 miliar dollar AS di kawasan tersebut.

“Bisnis berkelanjutuan telah menjadi prinsip inti kami sejak pertama Social Bella didirikan. Semua langkah berani kami pun selalu diperhitungkan dengan matang,” tutur Co-founder dan Presiden Social Bella Chirstopher Madiam yang dikutip dari pernyataan resminya yang diterima pada Selasa (18/10).

Social Bella semakin memantapkan diri sebagai pelopor dan pemimpin di industri kecantikan Indonesia. Perusahaan tersebut kekuatan utama pada traffic jugaan pengujung bulanan, kekuatan ekosistem kecantikan terintegrasi, fokusnya pada konsumen dan kemampuan teknologi yang terdepan.

Di dalam upayanya membangun ekosistem produk kecantikan dan perawatan pribadi yang lengkap dan aman, sejauh ini, Social Bella telah membuka 48 toko fisik berpendekatan omnichannel di lebih dari 24 kota di Indonesia, dan juga telah memperluas ambisinya ke Vietnam, dengan membuka 13 toko di kota Ho Chi Minh, Hanoi, Danang, dan Binh Duong.

Selain itu, perusahaan juga telah meluncurkan Lilla pada 2020, unit bisnis di pasar ibu dan anak yang berhasil menarik minat signifikan hingga kini. Saat ini, Lilla telah melengkapi layanan ekosistemnya dengan menghadirkan toko fisik pertamanya, yang mampu menarik traffic pengunjung yang cukup tinggi sejak diresmikan.

Cek berita teknologi, review gadget dan video Gadgetdiva.id di Google News


author-img_1

Nadhira Aliya Nisriyna

Reporter

Bergabung di Gadgetdiva.id sejak Maret 2020. Gemar menonton film, drama dan series. Pernah jadi Editor di deCODE Magazine.

Artikel Terkait

Erajaya Boyong Trio Produk Baru Dari  NOTHING Ke Indonesia
E-Commerce

Erajaya Boyong Trio Produk Baru Dari NOTHING Ke Indonesia

Erajaya Active Lifestyle telah mengumumkan ketersediaan tiga produk terbaru dari merek Nothing, yakn..

Meriahkan Mei dengan Promo Akhir Bulan dari UniPin
E-Commerce

Meriahkan Mei dengan Promo Akhir Bulan dari UniPin

Menjelang akhir bulan Mei, UniPin, platform penyedia layanan hiburan digital, siap memanjakan penggu..

Simak Ide Kegiatan Akhir Pekan Ramah Tanggal Tua ala Tokopedia
E-Commerce

Simak Ide Kegiatan Akhir Pekan Ramah Tanggal Tua ala Tokopedia

Dalam menyambut akhir pekan yang panjang ini, Tokopedia berbagi ide kegiatan yang dapat dilakukan ta..

Tokopedia Luncurkan Fitur Online Bayar Pajak Daerah
E-Commerce

Tokopedia Luncurkan Fitur Online Bayar Pajak Daerah

Gadgetdiva.id – Tokopedia, sebagai salah satu platform e-commerce terkemuka di Indonesia, k..

Tarif Layanan Seller Naik 6 Persen, Ini Kata Tokopedia
E-Commerce

Tarif Layanan Seller Naik 6 Persen, Ini Kata Tokopedia

Gadgetdiva.id — Beberapa waktu lalu, Tokopedia mengumumkan akan menaikkan tarif layanan sel..


;