Review Samsung Galaxy A33 5G: Ada OIS di Kamera 48MP

0
393
review samsung galaxy a33 5G
Samsung Galaxy A33 5G (Foto: Sarie)

Gadgetdiva.id — Kami beruntung bisa melakukan review Samsung Galaxy A33 5G. Dari desainnya saja sudah kelihatan jika ponsel ini bisa meningkatkan mood penggunanya. Ini terlhat dari warna-warni desain bodi belakang smartphone tersebut. Mulai dari biru, sampai warna peach.

Samsung Galaxy A33 5G sendiri merupakan satu di antara 5 seri Galaxy A yang digelontorkan ke Indonesia. Selain A33 ada A13, A23, lalu A53 dan juga A73. Sayangnya, dua seri A pertama tidak dibekali dengan jaringan 5G. Mungkin ini juga terkait dengan harga. Tentunya, meski memiliki desain yang sama, smartphone ini dibekali dengan spesifikasi yang berbeda.

Samsung menggunakan kemasan yang tipis dalam penjualan Galaxy A33 5G. Di dalamnya pun sederhana, hanya ada kabel charger dan buku panduan. Jadi jangan berharap ada kepala charger dan casing silikon, apalagi earphone kabel. Semua tak ada dalam kemasan Samsung Galaxy A33 5G yang harganya dibanderol Rp4,5 jutaan.

review samsung galaxy a33 5G

Nah, kira-kira apa saja spesifikasi dan bagaimana performa yang ada di Samsung Galaxy A33 5G ini? Berikut hasil review kami, yang secara keseluruhan terkesima dengan kamera andalannya. Namun kami coba telaah secara keseluruhan.

Desain

Kami akan memulai membahas hal di Galaxy A33 5G yang menjadi kesan pertama, penentu ketertarikan calon pembeli terhadap perangkat ini. Desain. Seperti kami bilang sebelumnya jika desain bodi belakang seri A hampir semua sama. Makanya, tidak mudah membedakan mana seri A53, mana seri A33. Namun yang jelas terlihat adalah ukurannya yang berbeda. Mungkin karena layarnya juga memiliki ukuran yang tak sama.

Yang menarik dari desain A33 5G ini adalah warna-warni yang menyertainya. Warna merupakan penentu mood seseorang. Tidak heran jika Samsung menyematkan warna-warni yang ceria di perangkat ini. Kebetulan Gadgetdiva memiliki warna biru yang cukup cerah walaupun bodi belakangnya terbuat dari plastik dengan finishing matte. Tidak seperti A53 atau A73 yang dibalut bodi metalik yang berkilau.

review samsung galaxy a33 5G

Sebenarnya tidak ada masalah jika bodi perangkat plastik atau tidak. Pasalnya, kebanyakan pengguna pasti lebih suka menggunakan cover tambahan agar perangkat tidak mudah tergores. Tapi, kami sarankan menggunakan casing silikon transparan karena jika menggunakan casing motif, warna cerah bodi tidak malu-maluin jika dipamerkan.

Layarnya masih old school dengan tampilan notch di bagian tengah. Namun bodi belakangnya punya pasukan kamera sampai empat unit, yang tentu saja ditemani lampu flash LED, yang sepertinya tidak lagi dibutuhkan karena rata-rata smartphone punya night mode bawaan.

Untuk memasukkan sim card, port-nya ada di atas layar. Bisa memasukkan dua sim card sekaligus dengan satu memori eksternal microSD. Di bagian kanan, tombol volume berada di atas tombol aktivasi. Nah, di bagian bawah ada port charger USB Type-C dan lubang speaker sebanyak enam buah.

Layar

Sebagai hal yang selalu menjadi perhatian kita setiap saat, layar menjadi hal penting untuk jadi pertimbangan sebelum membeli perangkat. Di Galaxy A33 5G, Samsung menyematkan layar SuperAMOLED berukuran 6,4 inci. Layar ini memiliki resolusi 2400×1080. Jangan berharap ada refresh rate tinggi (sampai 120Hz) seperti yang ada di A53 atau A73. Pasalnya, layar A33 hanya dibekali refresh rate sampai 90 Hz saja.

review samsung galaxy a33 5G

Refresh rate sebesar itu sejatinya tidak menjadi masalah karena besaran itu masih cukup untuk mendukung performa layar dan konsumsi baterai. Apalagi 90Hz merupakan rata-rata pergerakan layar yang ada saat ini, dan hampir semua aplikasi hanya membutuhkan refreh rate sebesar itu. Kecuali jika kalian adalah Gen Z yang sudah bermain game berat. Tapi kami yakin para pengguna seri A33 ini adalah Gen Z manis yang lebih kreatif yang sukanya main Candy Crush.

Walaupun sebenarnya main game di A33 5G ini bukanlah hal yang dilarang. Pasalnya, prosesor perangkat ini dibekali dengan dapur pacu dari Exynos 1280. Belum lagi RAM yang diberikan sampai 8GB. Ini sangat cukup untuk mendukung bermain game macam Mobile Legend. Untuk layar, sepertinya Samsung tak menyertakan fitur AOD (Always on Display) di A33 5G. Ponsel ini juga tidak bisa memutar video HDR.

Layar A33 5G dipermanis dengan bezel di sekitarnya. Namun kok bentuknya tidak simetris ya? Terlihat bezelnya lebih besar di bagian bawah, sedangkan di sisi kanan kiri lebih tipis dan di bagian atas agak tipis dibanding bawahnya. Intinya, ukurannya beda-beda di tiap sisi.

Oia, usai membeli A33, baiknya paradiva langsung ke konter ponsel untuk membeli proteksi layar. Soalnya, ketika review Samsung Galaxy A33 5G, smartphone ini tidak diberi perlindungan layar sehingga jika dibiarkan khawatir layar akan tergores saat diletakkan di kantong atau di dalam tas, menyatu dengan kunci dan benda tajam lainnya.

Secara keseluruhan, layar Samsung Galaxy A33 5G sangat cerah dan memanjakan mata pengguna. Kecerahan pun bisa diatur secara otomatis. Saat bersentuhan dengan sinar matahari, kecerahan akan otomatis menyesuaikan sehingga layar tidak terlalu gelap.

Kamera

review samsung galaxy a33 5G

Seperti yang sudah dijelaskan saat review Samsung Galaxy A33 5G, ada empat kamera di bagian belakang Samsung Galaxy A33 5G. Terdiri dari kamera utama 48MP f/1.8; PDAF; OIS, lalu kamera ultrawide 8MP f/2.2, kamera makro 5MP f/2.4 dengan fixed autofocus, dan satu kamera depth sensor 2MP.

review samsung galaxy a33 5G
Memotret dari atas gedung, terhalang dinding kaca.
review samsung galaxy a33 5G
Photos 48MP
review samsung galaxy a33 5G
Food mode
review samsung galaxy a33 5G
Portrait

OIS merupakan fitur terpenting dalam sebuah kamera smartphone dan A33 5G memilikinya di kamera utama. Tidak akan lagi ada foto blur karena pegangan yang terlalu shaky. Selain itu, bisa memotret dalam kondisi cahaya apapun. Apalagi foto portraitnya cukup memberikan hasil yang mengesankan. Untuk kamera selfie, saat review Samsung Galaxy A33 5G, resolusinya sampai 13MP f/2.2 dan bisa mengambil video selfie dengan format 1080p dan 30fps.

review samsung galaxy a33 5G
makro
review samsung galaxy a33 5G
makro
review samsung galaxy a33 5G
night mode
review samsung galaxy a33 5G
Photos malam hari tanpa night mode

Sepertinya, saat kami review Samsung Galaxy A33 5G, semua fitur yang ada di kamera Samsung kelas atas disematkan semua ke dalam A33. Selain mode Pro, ada juga mode video Pro, single take, night mode, food mode, panorama, mode makro, super slo-mo, slo-mo sampai hyperlapse.

review samsung galaxy a33 5G
Seru mode, filter by Snapchat
review samsung galaxy a33 5G
Selfie

review samsung galaxy a33 5G

Ada satu fitur kamera yang menarik, yakni Seru. Fitur ini memungkinkan paradiva untuk membuat foto-foto yang menarik dengan filter beragam. Filter-filter ini rata-rata diambil dari Snapchat sehingga bisa langsung dipost di akun tersebut.

Performa

Dibekali dengan prosesor Exynos 1280, Samsung Galaxy A33 5G juga dipersenjatai dengan software yang mumpuni buatan Samsung, yakni One UI dengan versi terbaru. One UI 4.1 berbasis Android 12 hampir sama dengan yang digunakan di flagship Samsung.

Daya tahan baterai Samsung bisa mencapai 11 jam lebih karena punya kapasitas 5000 mAh. Konsumsi dayanya memang cukup hemat, tentunya berkat refresh rate yang hanya 90Hz juga. Namun konsumsi baterai ini belum dicoba saat menggunakan 5G.

review samsung galaxy a33 5G

Memang tidak ada lubang earphone untuk mendengarkan musik menggunakan headphone kabel. Tapi sebagai gantinya, A33 5G dibekali dengan sertifikasi tahan air dan debu IP67. Tapi dengan syarat, tak dicelupkan ke dalam air laut. Cukup air tawar atau kolam renang saja, dengan kedalaman yang tidak terlalu jauh.

Kesimpulan Review Samsung Galaxy A33 5G

Lagi-lagi, sebagai anak millennial berjiwa Gen Z kami sangat suka dengan desain warna-warni yang diusung A33 5G ini. Benar-benar membawa mood sekali. Bentuknya pun enak digenggam, karena dimensinya tidak terlalu tebal. Namun yang paling menarik adalah kameranya yang bisa membawa kenangan sesuai dengan objek aslinya. OIS merupakan fitur yang kami nantikan di kamera smartphone segmen mid-end. Jangan lupa juga, sudah ada NFC di dalamnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini