Sosok Mira Murati, CEO Interim OpenAI Pengganti Sam Altman

0
Emmet Shear
Foto: Business Insider

Gadgetdiva.id — Di tengah huru-hara pemecatan Sam Altman sebagai CEO OpenAI, nama Mira Murati turut disebut-sebut. Sebab, dirinya ditunjuk untuk menjabat sebagai CEO sementara perusahaan alias CEO Interim OpenAI.

Ditunjuknya Mira Murati sebagai CEO Interim OpenAI tentu tidak main-main, perempuan 34 tahun ini memiliki segudang pengalaman di bidang teknologi. OpenAI menilai bahwa Mira memiliki peran penting dalam evolusi perusahaan selama lima tahun belakangan ini.

“Dia (Mira Murati) membawa keahlian yang unik, pemahaman tentang nilai-nilai, operasi dan bisnis perusahaan dan telah memimpin fungsi penelitian, produk dan keamanan perusahaan,” kata OpenAI dalam pernyataan resminya.

Mira Murati
Foto: Business Insider

Sebelum diangkat sebagai CEO Interim OpenAI, Mira telah menjabat sebagai CTO OpenAI sejak 2022. Kini, perannya ialah mengawasi tim di balik chatbot GPT dan generator gambar Dall-E 2.

Dikutip dari Business Insider pada Senin (20/11), Mira bergabung dengan OpenAI sebagai peneliti di tahun 2018. Saat itu, perusahaan hanya memilki 40 hingga 50 karyawan.

Mengenal Mira Murati dan Perannya di OpenAI

Di bawah kepemimpinan Mira, OpenAI dapat menerjemahkan penelitian akademis ke dalam produk praktis dan membuat AI lebih mudah diakses. Pendekatan ini dikombinasikan dengan tim akademisi terbaik dan telah memicu minat masyarakat luas terhadap AI.

Mira tak hanya optimis dengan AI, namun dia juga percaya dengan kekuatan artificial general intelligence (AGI) alias kecerdasan umum buatan. Hal ini pernah digambarkan oleh Sam Altman sebagai kecerdasan yang setara dengan manusia sebagai rekan kerja.

Perempuan yang lahir di Albana ini berpendapat bahwa teknologi menuju AGI dapat menjadi rangkaian teknologi terpenting yang pernah dibangun manusia. Keyakinan OpenAI terhadap AGI inilah yang menjadi salah satu alasan dirinya ingin bergabung dalam perusahaan tersebut.

Mira Murati
Foto: Business Insider

“Tujuan kami adalah mencapai AGI, dan kami ingin mencapainya dengan cara yang memastikan bahwa AGI berjalan dengan baik bagi umat manusia,” tutur Mira.

Dalam beberapa bulan terakhir, OpenAI mulai berfokus pada AGI. Sehingga, dapat disimpulkan bahwa di bawah kepemimpinan Mira, perusahaan ini akan terus mendorong batas-batas AGI.

Pada saat yang sama, Mira juga turut menyatakan bahwa ia memahami kekhawatiran akan potensi ancaman dari aktor-aktor jahat di bidang AI. Di bulan Februari, CTO OpenAI menyatakan bahwa alat seperti ChatGPT ini dapat disalah gunakan atau dapat digunakan oleh pelaku kejahatan.

“Penting bagi OpenAI dan perusahaan seperti kami untuk membawa hal ini ke dalam kesadaran publik dengan cara yang terkendali dan bertanggung jawab,” ungkap Mira.

Jauh sebelum bergabung dalam OpenAI, Mira telah dikenal di Silicon Valley karena perannya di Tesla. Dirinya bekerja pada model X dan Leap Motion.

Mira Murati meninggalkan Albania sejak usia 16 tahun. Dirinya mendapat beasiswa di sekolah internasional di Vancouver. Kemudian, melanjutkan ke Dartmouth untuk belajar teknik mesin.

Cek berita teknologi, review gadget dan video Gadgetdiva.id di Google News


Cek berita teknologi, review gadget dan video Gadgetdiva.id di Google News. Baca berita otomotif untuk perempuan di Otodiva.id, kalau butuh in-depth review gadget terkini kunjungi Gizmologi.id. Bagi yang suka jalan-jalan, wajib baca Traveldiva.id.

Tinggalkan Balasan