Aplikasi

Tech Winter Belum Mereda, Zoom Ikutan PHK Karyawan

post-img

Source : gadgetDiva

Gadgetdiva.id — Fenomena tech winter yang melanda sektor ekonomi digital dunia belum mereda. Banyak perusahaan besar maupun startup di bidang teknologi melakukan PHK terhadap sejumlah karyawannya, termasuk Zoom.

Menurut informasi yang dihimpun dari TechCrunch, Sabtu (11/2), Zoom telah memutuskan untuk memangkas sekitar 15 persen dari karyawannya. Yakni, setara dengan 1.300 karyawan di perusahaannya.

Platform Bijak Demokrasi, Ajak Anak Muda Kawal Demokrasi Tanah Air

Bagi karyawan yang terkena dampak PHK ini, akan menerima gaji dan jaminan kesehatan sampai 16 minggu. Mereka juga akan mendapatkan tambahan bonus dari tahun lalu. Termasuk juga akses ke vesting opsi saham dan layanan untuk membantu mereka mencari pekerjaan baru.

CEO Zoom Eric Yuan dalam posting blognya menyebut alasan dari keputusannya ini disebabkan karena ketidapastian ekonomi global. Dimana juga turut mempengaruhi pelanggannya, sehingga pihaknya merasa perlu untuk mengatur ulang perusahaannya. Supaya dapat mengatasi masalah ekonomi yang dihadapinya.

“Kami perlu mengambil keras — namun penting — melihat ke dalam untuk mengatur ulang diri kami sehingga kami dapat mengatasi lingkungan ekonomi,” tutur Eric Yuan.

Kondisi Perusahaan Zoom

Selama 24 bulan pertama pandemi, Zoom sendiri telah menambah tiga kali lipat jumlah total karyawannya. Hal tersebut dikarenakan adanya peningkatan peminat pengguna terhadap konferensi video.

Zoom sendiri mengalami pertumbuhan tiga digit yoy selama lima kuartal berturut-turut. Namun, pertumbuhan tersebut kian mengalami perlambatan.

Zoom

Kendati, Zoom masih tetap berada pada lintas yang stabil. Bulan November lalu, perusahaan melaporkan pendapatan triwulannya yang meningkat 5 persen yoy menajdi USD 1,1 miliar. Meski, pendaptan online menurun sebanyak 9 persen.

Sedangkan, pendapatan perushaaan tercatat menignkat sebesar 20 persen menjadi USD 614,3 juta. Begitu pula dengan laporan arus kas bebas sebesar USD 272,6 juta.

“Sebagai CEO dan pendiri Zoom, saya bertanggung jawab atas kesalahan ini dan tindakan yang kami ambil hari ini — dan saya ingin menunjukkan tanggung jawab tidak hanya dalam kata-kata tetapi juga dalam tindakan saya sendiri,” tulis Yuan.

Sebagai gantinya, CEO Zoom ini akan memotong gajinya sebanyak 98 persen dan menolak untuk mengambil bonus. Dia menyatakan bahwa kepemimpinan eksekutif juga akan turut dikurangi gajinya sebesar 20 persen dan kehilangan bonus mereka.

Cek berita teknologi, review gadget dan video Gadgetdiva.id di Google News


author-img_1

Nadhira Aliya Nisriyna

Reporter

Bergabung di Gadgetdiva.id sejak Maret 2020. Gemar menonton film, drama dan series. Pernah jadi Editor di deCODE Magazine.

Artikel Terkait

TikTok Uji Coba Fitur Video Berdurasi 60 Menit
Aplikasi

TikTok Uji Coba Fitur Video Berdurasi 60 Menit

TikTok melakukan uji coba untuk fitur video berdurasi 60 menit. Pengujian itu tersedia untuk sekelo..

Platform Bijak Demokrasi, Ajak Anak Muda Kawal Demokrasi Tanah Air
Aplikasi

Platform Bijak Demokrasi, Ajak Anak Muda Kawal Demokrasi Tanah Air

Think Policy dan What Is Up, Indonesia? meluncurkan platform Bijak Demokrasi pada Selasa (21/5). Yak..

RIP ICQ, Anak 90-an Berduka
Aplikasi

RIP ICQ, Anak 90-an Berduka

ICQ, layanan pesan instan legendaris, akan berhenti beroperasi mulai 26 Juni setelah 28 tahun. Platf..

Trending di Twitter, Apa Itu Smadav?
Aplikasi

Trending di Twitter, Apa Itu Smadav?

Kata Smadav menjadi trending topic dan menempati urutan ke-5 saat artikel ini diturunkan. Awalnya, k..


;