Wahai Para Istri! Katanya, Ga Boleh Intip Ponsel Suami Tanpa Izin

0
143
ponsel suami

Seiring dengan pernikahan yang menyatukan pria dan wanita menjadi suami dan istri, membuat mereka mengira bisa terbuka satu sama lain, termasuk untuk menelusuri ranah privasi keduanya. Dalam hal ini adalah ‘mengintip’ percakapan dan isi apa pun di dalam smartphone pasangannya.

Saya setuju bahwa suami dan istri harus terbuka. Saya juga penganut ‘istri boleh melihat isi smartphone suami’ termasuk mengintip percakapan di dalam aplikasi pesan instant-nya. Namun ternyata, hal itu dianggap melanggar privasi. Walaupun seharusnya, menurut saya, dengan cara bisa mengintip smartphone suami, merupakan salah satu cara untuk bisa mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, termasuk selingkuh.

Bagi saya, ketika suami dan istri sudah saling mengucap janji setia, maka tak ada lagi yang harus disembunyikan. Bahkan gaji suami pun harus diketahui sang istri, darimana saja penghasilan itu ia dapatkan. Sayangnya, tidak demikian apa yang berlaku di dalam aturan agama. Seperti yang diutarakan oleh Ustaz dr. Zaidul Akbar.

Dalam sebuah video yang beredar, dia tidak membolehkan seorang istri membuka-buka ponsel suami sendiri. Dia mengatakan jika istri membuka-buka ponsel suami, justru hal itu akan membuat sang istri lebih pusing lagi. Pasalnya, kata dia, tidak ada kata penasaran dalam Islam.

“Tidak boleh (periksa-periksa ponsel suami). Jangan ambil tugasnya malaikat. Untuk apa? Pusing-pusingin hidup saja. Tak perlu penasaran. Kalau kemungkaran kelihatan depan mata, kita melihat dia (suami) berjalan dengan perempuan bukan mahramnya, itu kita wajib ingkar mungkar. Kalau tidak kelihatan, bukan urusan kita, jangan korek ini. Sibukkan diri dengan ibadah. Tidak ada waktu kita untuk mengurus. Bayangkan tersitanya waktu kita kalau kita sibuk mengetahu apa yang pasangan kita lakukan 24 jam,” jelas Ustaz yang juga dokter ini.

Menurut dia, hal itu merupakan kesia-siaan karena waktu yang kita miliki akan habis terbuang untuk memikirkan hal berdasarkan praduga. Kita selalu mengira-ngira dan yang keluar adalah selalu perkiraan yang terburuk. Inilah yang akhirnya memunculkan rasa suuzon dan akibatnya akan berimbas pada kesehatan.

Jadi tim mana, moms? Penasaran isi hape suami atau penasaran isi dompet suami?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here