Kenalan Sama Anastasia Pagonis, Artis TikTok dan Peraih Medail Emas di Tokyo Paralympic

0
208
Anastasia Pagonis
Foto: Getty/Dean Mouhtaropoulos

Anastasia Pagonis berhasil meraih medali emas dan memecahkan rekor dunia dalam Paralympic Tokyo pada Kamis (26/8) lalu. Dirinya mewakilkan tim dari Amerika Serikat dalam cabor renang.

26 Agustus menjadi hari bersejarah bagi Anastasia. Selain, merupakan debutnya dalam Paralimpiade, dirinya juga berhasil meraih medali emas untuk katergori gaya bebas 400 meter S11.

Tak hanya itu, ia bahkan juga berhasil memecahkan rekor dunia Paralimpiade hanya dalam waktu 4:54.49 menit. Di hari Rabu, Anastasia sebenarnya telah memecahkan rekor dalam waktu 4:58.40 menit. Rekor sebelumnya mencetak waktu 4:56.16.

Anastasia berenang dalam klasifikasi S11. Menurut Pop Sugar, “S” dalam S11 merupakan singkatan dari gaya bebas, kupu-kupu dan gaya punggung. Sementara, “11” berarti atlet memilikii ketajaman visual yang sangat rendah dan atau tidak ada persepsi cahaya.

Oleh karena itu, dirinya menggunakan akun TikToknya untuk mengubah cara pandang masyarakat terhadap tunanetra. Sekaligus, berbagi tips dan trik seputar kesehariannya.

NBC Olympics juga menyatakan baha dirinya menggunakan media sosial sebagai saluran untuk mendukung kesehatannya. Ia juga ingin menginspirasi orang lain untuk menghapus stereotip negatif terkait tunanetra.

Profil Anastasia Pagonis

Anastasia Pagonis adalah seorang gadis berusia 17 tahun. Dirinya menderita penyakit autoimun dan kehilangan pengelihatannya di usia 14 tahun.

Awalnya, Anastasia mulai kehilangan pengelihatannya sekitar usia 11 tahun. Dirinya memiliki retinopati genetik. Artinya, autoimun yang dimilikinya tersebut menyerang sistem kekebalan pada retina mata.

Menurut ibunya, berenang saat kehilangan pengelihatan awalnya tidak positif. Anastasia harus berjuang untuk menyebrangi kolam tanpa menabrak jalur dan upaya untuk brenang biasanya berakhir dengan tangisannya di dalam air.

Anastasia Pagonis
Foto: Getty/Dean Mouhtaropoulos

Namun, setelah Anastasia terhubung dengan pelatihnya, Marc Danin. Dirinya mulai merasa lebih naman di kolam renang.

Marc sendiri merupakan satu-satunya pelatih yang dihubungi  orang tuanya. Dirinya mampu melatih perenang tunanetra yang dipelajari secara otodidak dengan mengenakan kacamata renang yang gelap.

Hingga akhrnya, Anastasia dapat melakuan debutnya di waktu yang sama dengan peraihan medali emasnya. Tak hanya itu, dirinya bahkan berhasi, mencetak rekor dunia baru dalam Paralympic Tokyo 2020.

“Saat aku masuk ke dalam air, tempat itu merupakan kebahagiaanku,” ujarnya kepada WABC yang dikutip oleh CNN. Anastasia mengaku bahwa hanya di dalam air dirinya merasa bebas, tanpa harus bergantung dengan orang lain.

Seorang Kreator TikTok

Sebelum menjadi atlet renang, Anastasia adalah seorang kreator TikTok. Dirinya berhasil melawan semua pertanyaan asal yang diberikan oleh orang lain dalam akun TikToknya.

Dengan bantuan ibunya, dirinya mencoba tarian TikTok yang sedang populer. Namun, konten yang dibuatnya kebanyakan selalu bersifat instruktif.

Anastasia Pagonis
Foto: Twitter/@anastasia_k_p

Anastasia pernah menunjukkan cara berenang tanpa menabrak dinding di depannya. Atau, bagaimana caranya dirinya merekam video Tiktok dan caranya merias wajahnya sendiri.

“Aku ingin menunjukkan kepada orang-orang bahwa kebutaan ini bukan kebutaan yang selama ini kamu artikan. Dimana kamu harus menggunakan kacamata hitam dan tidak bisa melakukan apa-apa,” jelasnya.

Dirinya juga membagikan beberapa video dari Tokyo. Termasuk video perayaan dengan medai emasnya.

Bersahabat dengan Anjingnya

Kehilangan pengelihatan dalam usia 14 tahun, Anastasia sempat mengalami depresi. Dirinya sering merasa ingin mengakhiri hidupnya. Namun, sejak hadirnya Radar, anjing peliharannya, Anastasia tidak pernah lagi merasa sendirian.

Radar adalah anjing yang setia menemaninya sejak tahun lalu. Anastasia mengadopsinya dari New York Islanders, tim National Hockey League yang sebelumnya memilihnya dari Guide Dog Fundation sebagai “Puppy wtih a purpose” mereka.

Anastasia Pagonis
Foto: Instagram/@anastasia_k_p

Setiap tim memilih satu anjing setiap tahunnya untuk dilatih sebagai pemandu melalui program dan memberi mereka nama yang sesuai dengan tim. Radar contohnya.

“Aku merasa sangat beruntung memiliki Radar dalam hidupku dan merawaktu dan aku bisa mandiri,” ujar Anastasia dalam sebuah video dari NHL.

Anastasia Pagonis juga menyatakan bahwa Radar adalah anjing yang sempurna. “Kami adalah pasangan yang dibuat oleh surga,” ujarnya.

Lebih lanjut, dirinya mengaku kepada Olymipcs.com bahwa ia berharap kesuksenannya dan konten TikToknya yang positif dapat menginspirasi remaja tunanetra lainnya.

Baca juga, Jessica Alba Posting Video Bareng Zac Efron Di Instagram

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here