Vidio Jadi Platform Streaming OTT Paling Banyak Diakses

0
Nielsen Indonesia

Gadgetdiva.id — Riset dari Nieslen Indonesia menemukan bahwa Vidio menjadi platform streaming OTT paling banyak ditonton oleh masyarakat. Diikuti oleh Disney+ Hotstar dan Netflix.

Diketahui perincian persentase dari riset yang ditemukan oleh Nielsen Indonesia ialah 4,4% untuk platform streaming OTT Vidio, 2,2% untuk Disney+ Hotstar, 1,6% untuk Netflix, 1,0 untuk Viu dan 0,9% untuk RCTI+. Riset ini dilakukan terhadap 3.700 individu di atas 10 tahun pada 11 kota besar Indonesia.

“Jadi memang Vidio walaupun dia sebagai pemain lokal ternyata bisa mengalahkan platform-platform asing seperti Netflix dan Disney,” tutur Direktur Eksekutif Nielsen Indonesia Hellen Katherina dalam acara Media Briefing yang berlangsung, Kamis (8/12). 

Platform Streaming OTT
Hellen Katherina, Direktur Eksekutif Nielsen Indonesia

Dalam laporan yang disebut Streaming Content Ratings ini, Nielsen juga turut menemukan bahwa adanya kenaikan konsumsi mobile streaming. Hal ini didorong oleh platform regional dan lokal.

Ditemukan pula bahwa mobile streaming telah berhasil menjangkau 80% dari masyarakat. Mereka melakukan mobile streaming rata-rata lebih dari 9 jam per bulan. Sedangkan, untuk audiens yang dikategorikan sebagai heavy users menghabiskan waktu selama 28 jam per bulan.

Nielsen juga menemukan bahwa tiap platform streaming OTT memang memiliki karakternya masing-masing. Seperti Vidio dengan konten lokal dan olahraga yang disajikannya, Netflix menyajikan konten film dan serial internasional, Disney+ Hotstar menyajikan kategori konten film anak dan keluarga, Viu dengan konten Aisa dan Koreanya, RCTI+ dengan konten olahraga dan sinetron serta iQiyi dengan konten Asia dan Barat.

Platform Streaming OTT
Foto: Gadgetdiva.id

Baca juga: Platform Streaming OTT Bawa Angin Segar untuk Sinema Indonesia

Konten Platform Streaming OTT Paling Digemari

Riset Streaming Content Ratings oleh Nielsen Indonesia berhasil menjamah rating konten yang paling banyak ditonton oleh masyarakat Indonesia. Ditemukan bahwa konten lokal masih jadi kegemaran dari mereka.

Adapun rincian konten yang paling digemari oleh pengguna platform streaming OTT. Di antaranya sebagai berikut.

Vidio

  1. Cinta Setelah Cinta
  2. Pertaruhan The Series
  3. Virgin Mom
  4. Aff Cup U-19
  5. Panggilan

Netflix

  1. Stranger Things
  2. Mr. Hiiragi’s Homeroom
  3. Money Heist: Korea – Joint Economic Area
  4. My Liberation Notes
  5. Constantine

Disney+ Hotstar

  1. Doctor Strange in the Multiverse of Madness
  2. Ms. Marvel
  3. Kukira Kau Rumah
  4. Baymax!
  5. Kiss Sixth Sense

Viu

  1. Eve
  2. Teaser 1
  3. F4 Thailand: Boys Over Flowers
  4. Why Her?
  5. River Where the Moon Rises

RCTI+

  1. Liga Futsal Pro: Pendekar UTD vs Black Steel
  2. Liga Futsal Pro: DB Asia vs Sadakata FC
  3. Liga Futsal Pro: Cosmo JNE vs Safin FC
  4. Aku Bukan Wanita Pilihan
  5. Tukang Ojek Pengkolan

iQiyi

  1. Jinxed at First
  2. Time to Fall in Love
  3. KinnPorsche The Series La Forte
  4. while were sleeping
  5. One Piece: Wan pisu

Riset Nielsen Streaming Content Ratings ini telah dilakukan mulai Juni 2022 hingga Agustus 2022. Penelitian dilakukan kepada 11.500 individu dari TV panel dan 3.700 individu dari mobile panel.

Riset ini dilakukan kepada 11 kota besar di Indonesia. Mulai dari Bandung, Banjarmasin, DKI Jakarta, Surabaya, Yogyakarta, Makassar, Medan, Palembang, Semarang dan Surakarta.

Platform Streaming OTT
Foto: Reuters

Riset dilakukan untuk mengetahui berapa lama penonton menghabiskan waktu dalam platform streaming OTT, membandingkan jangkauan mobile streaming dengan TV linear, mengetahui profil demografi dari penonton streaming dan TV linear dan memahami bagaimana kepermirsaan dalam platform streaming.

Berdasarkan laporan yang ditemukannya ini, Nielsen menyimpulkan bahwa naiknya akses terhadap internet dan kepemilikan smartphone telah mendorong pertumbuhan streaming pada mobile.

Meski mobile streaming telah menjangkau 80% permirsa televisi dan mereka menghabiskan rata-rata 9 jam dalam platform tersebut, angka ini masih jauh di bawah rata-rata waktu menonton televisi. Yakni, mencapai 80 jam per bulan.

“Saat ini sangat penting bagi klien kami untuk memiliki pemahaman yang mumpuni tentang lanskap streaming, terutama pandangan tentang konsumsi audiens yang memperhitungkan total penggunaan platform streaming yang sebanding dengan TV linier,” tutup Hellen. 

Cek berita teknologi, review gadget dan video Gadgetdiva.id di Google News

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini