Monday, 14 June 2021
More

    Latest Posts


    Mengenal Perempuan Penemu Obat Remdesivir antivirus yang telah mendunia

    Paradiva, tahu nggak sih ternyata penemu obat Remdesivir adalah seorang perempuan? Ya, dia adalah Gertrude ‘Trudy’ Elion. Berkat dirinyalah dunia memiliki obat antivirus yang digunakan untuk menyembuhkan banyak penyakit.

    Penemu Obat Remdesivir

    Meskipun sebelumnya obat Remdesivir sempat diragukan cara kerjanya oleh sebagian besar ilmuwan di tahun tersebut. Awalnya, obat tersebut dianggap mustahil untuk menyembuhkan penyakit.

    Pasalnya, obat tersebut mengandung partikel parasit kecil yang sepenuhnya bergantung pada sel inang untuk bereproduksi dan dapat dihambat tanpa membahayakan sel. Namun, berkat kegigihannya, Elion berhasil membawa Remdesivir yang saat ini dapat digunakan oleh seluruh dunia untuk menyembuhkan penyakit.

    Elion lahir pada tahun 1918 di Manhattan, New York Amerika Serikat. Ia tumbuh menjadi seorang perempuan cerdas dan berhasil lulus dengan predikat cum laude dalam usia 19 tahun dengan gelar sarjana kimia pada tahun 1937.

    Banyak prestasi yang diemban oleh Elion semasa hidupnya. Ia berhasil mematahkan bias gender dengan di dunia kedokteran dengan memenangkan nobel di bidang Fisologi dan kedokteran pada tahun 1988.

    Penemu obat Remdesivir ini menjadi wanita ke-5 yang mendapatkan nobel tersebut. Meskipun, ia berbagi penghargaan dengan temannya George Hitchings.

    Hitchings merupakan seorang teman yang mengajaknya bergabung dalam lab biokimia di perusahaan farmasi Burroughs Wellcome pada tahun 1944. Saat itu, perempuan tidak boleh diperkejakan dalam lab laboratorium penelitian, meskipun ia sepintar apapun.

    Melalui karirnya tersebut, ia berhasil membuktikan bahwa perempuan juga dapat berprestasi dalam kancah dunia melalui penemuan obat remdesivir. Hingga akhirnya, obat tersebut dapat dikenal oleh seluruh dunia dan dapat kita konsumsi sampai saat ini.

    Elion dibesarkan oleh kedua orang tua yang berasal dari Eropa Timur. Mereka bangkrut akibat krisis ekonomi sehingga tidak dapat membiayai pendidikannya dalam mengambil gelar pasca sarjana.

    Meski kondisi ekonomi keluarganya tak memungkinkan, Elion tetap gigih mengejar cita-citanya. Ia mengambil beberapa pekerjaan paruh waktu dan menabung untuk melanjutkan studi masternya di New York University.

    Dilansir dari Detik, Elion sempat merasa bosan dianggap sebagai junior dan dipandang sebelah mata. Lalu, ia memanfaatkan kesempatan untuk mengembangkan kemampuan dirinya.  Pada tahun 1967, Elion lalu melanjutkan pekerjaan Hittchings yang pensiun. Saat itu, ia memulai sesuatu yang dia gambarkan sebagai ‘pengembaraan antivirus’.

    Baca juga, 8 Akun Data Scientist Perempuan yang mesti kamu follow di LinkedIn. 

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here

    Latest Posts

    POPULAR