Friday, 6 August 2021
More

    Latest Posts


    Fans Kpop Beli Tiket Kampanye Donald Trump Tapi Tak ada yang Nonton

    Fans Kpop kembali berkoordinasi untuk memesan tiket kampanye Donald Trump di Tulsa, namun berencana untuk tidak menghadirinya. Ratusan bangku berpotensi tidak akan diduduki.

    Pada 11 Juni lalu, Trump mendesak masyarakat untuk diri mereka agar mendapat tiket kampanyenya yang telah tersedia online dan gratis melalui ponsel mereka. Desakan tersebut ia lakukan lewat sebuah tweet.

    Melihat desakan Trump tersebut, para fans Kpop membagikan informasi dan menghimbau followers mereka agar mendapatkan tiketnya secara gratis. Lalu, tidak menghadirinya saat acara digelar. Rencana tersebut diketahui oleh pengguna TikTok yang mengikuti himbauan para fans Kpop tersebut.

    Dilansir dari The Verge melalui CNN, rencana tersebut ditemukan oleh Mary Jo Laupp, seorang wanita berusia 51 tahun dari Fort Doge yang memposting video TikTok pekan lalu untuk menghimbau semua orang agar memesan tiket Trimp sekarang dan meninggalkannya berdiri sendiri di atas panggung.

    Youtuber Elijah Daniel menyatakan bahwa rencana tersebut menyebar secara diam-diam dan cepat melalui aliansi pengguna TikTok dan fans K-pop. “Mereka semua tahu algoritma dan bagaimana mereka dapat meningkatkan video untuk mencapai yang mereka inginkan.”

    Aksi ini bukan pertama kalinya dilakukan oleh para fans musik korea dalam mendukung gerakan sosial. Beberapa waktu lalu, mereka juga menggunakan media sosial mereka untuk mendukung gerakan #BlackLivesMatter di Twitter. Mereka mengambil alih hashtag White Lives Matter menjadi trending topic untuk menenggelamkan pesan-pesan supremasi kulit putih.

    Baca juga, Aksi Fans K-pop untuk mendukung gerakan Black Lives Matter di Twitter

    Pekan lalu, tim kampanye Trump menyatakan bahwa mereka telah memiliki lebih dari satu juga permintaan tiket untuk kampanyenya di Bank of Oklahoma Center yang telah dijadwal ulang sejak Jumat lalu. Namun, nampaknya aksi dari para fans kpop tersebut akan gagal. Pasalnya, kampanye tersebut hanya menyediakan sekitar 20.000 kursi dan kampanye Trump tidak membatasi berapa banyak orang yang dapat mendaftarkan diri mereka untuk mendapatkan tiket tersebut.

    Pada hari Minggu, juru bicara kampanye Trump Tim Murtagh mengecam, “(Kelompok) Kiri dan troll online melaukan putaran kemenangan,” Ia mengatakannya dalam sebuah pernyataan yang diemailkan pada The Verge. Kampanye tersebut juga telah memusnahkan puluhan ribu nomor ponsel palsu yang RSVP dan permintaan tiket palsu tidak akan diperhitungkan dalam kehadiran kampanye.

    “Apa pun yang membuat upaya ini, meretas acara kami bahkan melakukan hal yang lebih bodoh merupakan kenyataan bahwa setiap rapat umum adalah general admission. Siapapun yang masuk didasarkan atas siapa yang datang pertama, dilayani pertama dan pendaftaran sebelumnya tidak diperlukan,” ujar Murtagh.

    Baca juga, Ratu Elizabeth II rayakan ulang tahun dengan upacara unik

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here

    Latest Posts

    POPULAR