Hyperlocal Tokopedia Tingkatkan Penjualan UMKM Hingga 147%

0
Hyperlocal Tokopedia
default

Gadgetdiva.id — Riset INDEF dan Tokopedia menemukan bahwa inisiatif Hyperlocal Tokopedia bantu meningkatkan penjualan UMKM sebanyak 147%. Hal ini terjadi pada 2020-2021.

“Rerata indeks penjualan di kota dengan Hyperlocal Tokopedia meningkat 147% pada 2020-2021 dibandingkan 2017-2019,” tutur Peneliti INDEF Nailul Huda dikutip dari pernyataan resmi yang diterima Gadgetdiva, Rabu (14/12).

Riset tersebut menunjukkan tiga kota yang tercatat memiliki indeks penjualan dan indeks penjualan paling tinggi. Di antaranya ialah Surabaya, Bandung dan Yogyakarata.

Surabaya mengalami peningkatan indeks penjualan dan index omzet penjualan sebesar 194% dan 85%, Bandung 27% dan 100%. Sedangkan, Yogyakarta 148% dan 64%.

Riset ini juga menunjukkan rerata indeks penjualan di kota dengan Hyperlocal lebih besar 5 kali lipat dibandingkan kota tanpa Hyperlocal pada 2017-2021. Sedangkan indeks omzet penjualan di kota dengan Hyperlocal meningkat 67% pada periode 2020-2021 dibandingkan 2017-2019. 

Hyperlocal Tokopedia

“Di sisi lain, riset ini memotret kenaikan persentase pertumbuhan ekonomi yang positif di berbagai kota dengan Hyperlocal Tokopedia, yang turut berkontribusi menjaga pertumbuhan dan pemulihan ekonomi di tengah pandemi. Surabaya (4,29%), Yogyakarta (5,09%) dan Semarang (5,16%) menjadi kota dengan kenaikan persentase pertumbuhan ekonomi tertinggi dari 2020-2021,” jelas Huda.

Sepanjang 2019-2021, rerata persentase pertumbuhan ekonomi di kota tanpa Hyperlocal tercatat sebesar 1,26%, sedangkan di kota dengan Hyperlocal Tokopedia angkanya lebih tinggi, yaitu 2,78%.

“Inisiatif Hyperlocal Tokopedia mampu menahan peningkatan pengangguran  agar tidak naik terlalu tajam imbas dari kondisi pandemi Covid-19. Secara statistik, inisiatif Hyperlocal Tokopedia mampu menahan laju peningkatan pengangguran,” papar Huda. 

Hadirnya inisiatif Hyperlocal Tokopedia juga membuat kota-kota dengan Hyperlocal memiliki tingkat kemiskinan yang lebih rendah sebesar 0,14% dibandingkan kota-kota tanpa Hyperlocal. Surabaya, Semarang dan Medan menjadi kota dengan tingkat penurunan kemiskinan terbesar setelah adanya program Hyperlocal.

AVP of Regional Growth Expansion (RGX) Tokopedia Trian Nugroho menyatakan bahwa Hyperlocal dibesut menggunakan teknologi geo-tagging.

Hyperlocal Tokopedia

“Hyperlocal telah memperluas cakupan transaksi penjual, mempermudah masyarakat menemukan toko terdekat, membuat transaksi lebih efisien karena ongkir lebih hemat, dan peningkatan eksposur UMKM lokal dengan potensi penjualan yang besar,” jelas Trian.

Membandingkan data 2017-2019 dengan 2020-2021, Tokopedia dan INDEF mencatat, kota dengan peningkatan indeks jumlah penjual tertinggi, yaitu Surabaya (48%), Bandung (65%), dan Yogyakarta (67%). Sedangkan kota dengan peningkatan indeks jumlah pembeli tertinggi mencakup Bandung (122%), Yogyakarta (142%) dan Surabaya (154%).

Cek berita teknologi, review gadget dan video Gadgetdiva.id di Google News

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini