Mengulas mitos dan fakta seputar jaringan 5G di Indonesia

0
609
Jaringan 5G

Hadir dengan mendukung jaringan 5G pada seri Galaxy S21 5G, kali ini Samsung mengadakan workshop “5G Myth-busting”. Bareng pembicara dari Telkomsel, Samsung membahas tuntas mitos dan fakta seputar 5G dan pengaruhnya bagi konsumen di Indonesia.

Jaringan 5G memang belum hadir di Indonesia, meskipun demikian sudah banyak sekali rumor-rumor yang beredar seputar 5G.

5G merupakan teknologi yang digadang-gadang sebagai the next frontier dalam industri telekomunikasi di dunia. Namun sebenarnya, bagaimana kegunaan langsung 5G untuk para konsumennya?

Nah, Samsung Galaxy S21 Series 5G sendiri merupakan produk pertama Samsung di Indonesia yang telah dapat mendukung jaringan 5G.

Meskipun Indonesia belum mengadopsi 5G, namun hal ini tidak membuat Samsung Galaxy S21 Series 5G sarat akan fitur-fitur yang dapat mendukung jaringan 5G ketika hadir dikemudian hari.

Jika bicara soal manfaat yang didapat penggunanya, Bandwidth dari 5G yang lebih besar daripada 4G memungkinkan pengguna 5G untuk men-streaming data berukuran besar dengan cepat.

Selain memiliki download dan upload speed yang jauh lebih cepat, pengguna juga dapat melakukan streaming content video dengan resolusi tinggi tanpa perlu buffering, memberikan pengalaman menonton yang lebih seamless.

Samsung Galaxy S21 Series 5G terutama varian Galaxy S21 Ultra 5G hadir dengan Infinity o Dynamic AMOLED 2X dengan resolusi 1440p sehingga pengguna dapat menikmati konten-konten beresolusi 2K menggunakan perangkat Samsung Galaxy S21 Ultra 5G dengan lebih immersive.

Selain itu layar dari Samsung Galaxy S21 Series 5G juga dilengkapi dengan refresh-rate sebesar 120 fps yang memberikan pengalaman menonton yang smooth dan immersive.

Selain dengan streaming konten-konten video, dengan Bandwidth yang lebih tinggi, 5G juga memungkinkan pengguna untuk melakukan video call dengan resolusi yang lebih baik dan lancar, memungkinkan pengguna untuk melakukan kolaborasi musik atau konser melalui zoom menggunakan jaringan mobile.

Nah, selain bandwidth yang lebih besar, teknologi 5G juga menghadirkan low-latency connectivity yang semakin memperkecil jangka waktu yang diperlukan untuk koneksi perangkat satu ke perangkat lainnya.

Dengan teknologi low-latency yang dapat di-deploy secara massive, hal ini memungkinkan pengguna jaringan 5G untuk mengakses konten-konten dengan tingkat respon yang sangat cepat.

Bagi pelaku industry, ini berarti kemampuan untuk melakukan operasi mesin jarak jauh. Bagi konsumen, hal yang paling dekat dengan kita adalah implementasi 5G terhadap gaming, khususnya game online.

Samsung Galaxy S21 Series 5G didukung dengan Exynos 2100 yang semakin meningkatkan performa perangkat ketika digunakan untuk bermain game dengan settingan tertinggi dalam 120FPS bagi game-game yang telah men-support 120FPS.

Ditambah dengan koneksi 5G, yang memberikan response time yang baik, membuat pengguna dapat lebih kompetitif ketika bermain game-game seperti Mobile Legends atau PUBG mobile, memberikan pengalaman bermain game online yang lebih baik melalui mobile.

Tidak berhenti disana, 5G juga memungkinkan adanya new frontier dalam dunia gaming, yaitu cloud gaming. Pada saat ini, cloud-gaming hanya dapat dilakukan melalui konektivitas broadband.

Dengan adanya 5G, memungkinkan pengguna Samsung Galaxy S21 Series 5G untuk melakukan cloud gaming melalui perangkat Samsung Galaxy S21 Series 5G yang mereka miliki.

Anyway, teknologi 5G implikasinya adalah masa depan. Karena pada saat ini, belum banyak hal secara use-case yang kita ketahui. Teknologi 5G adalah peluang bagi para developer untuk benar-benar mengadopsi kekuatan dari 5G secara penuh sehingga dapat dinikmati oleh para konsumen dengan lebih baik lagi.

Namun salah satu use-case 5G yang dapat dilihat saat ini adalah bagaimana 5G dapat berkontribusi kepada Internet of Things (IoT).

Meskipun belum sepenuhnya mengadopsi IoT, Samsung Galaxy S21 Series 5G telah memiliki fitur Smart Things yang memiliki banyak sekali potensi di masa depan, pada saat ini, fitur SmartThings digunakan untuk mencari perangkat-perangkat Galaxy yang dimiliki oleh konsumen melalui SmartThings Find.

Namun kedepannya, menghubungkan dan mengoperasikan perangkat-perangkat yang ada di rumah bukanlah sesuatu yang tidak mungkin dengan adanya teknologi 5G.

Manager Network Master Plan Telkomsel, Harry Utama mengatakan, “Sebagai teknologi jaringan seluler generasi terbaru, 5G membawa beberapa pengembangan dan inovasi dari generasi sebelumnya, seperti enhanced mobile broadband, ultra-reliable and low latency communications, serta massive machine type communication.”

Harry melanjutkan bahwa dengan kecanggihan ini, 5G tidak hanya dapat meningkatkan pengalaman komunikasi dan digital bagi segmen konsumer, namun juga membuka lebih banyak use case untuk operasi antar perangkat bagi segmen industri. “Dengan keunggulan tersebut, 5G merupakan teknologi inklusif yang akan membuka peluang dan kesempatan baru bagi masyarakat, industri dan negara kita.”

“Oleh karena itu, Telkomsel sebagai perusahaan telekomunikasi digital terdepan akan terus mempersiapkan adopsi dan adaptasi seluruh entitas yang ada di ekosistem digital untuk implementasi teknologi jaringan 5G di Indonesia,” tutup Harry.

Baca juga, Deretan Fitur Pintar di Balik Layar Samsung Galaxy S21 Series 5G

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here