Galaxy Watch Active, smartwatch fitness tracker untuk kamu yang manis

MESKI sudah menjadi tren, kebanyakan smartwatch saat ini memiliki desain yang maskulin. Namun tidak demikian dengan Samsung Galaxy Watch Active. Jam tangan pintar ini bisa dihubungkan dengan perangkat Samsung lainnya, sekaligus bisa menjadi fitness tracker yang bisa diandalkan.

Sekilas memang bentuknya mirip dengan Apple Watch. Namun kalau kamu menginginkan versi Apple Watch dengan tampilan yang melingkar, bukan kotak, kamu bisa membeli Galaxy Watch Active, yang dibanderol dengan harga hampir Rp4 juta. Tak ada bezel putar, yang biasa ada di smartwatch Samsung sebelumnya, untuk memilih aplikasi di layar jam itu. Itu merupakan perbedaan Galaxy Watch Active yang cukup mencolok namun masih bisa dimaklumi.

Jika kebanyakan Apple iPhone menggunakan baja untuk pembuatan materinya, tidak dengan Samsung yang puas dengan alumunium. Baja pada sebuah jam membuatnya lebih berat saat disematkan di tangan, sedangkan alumunium lebih enteng, plus bisa dibanderol dengan harga yang murah. Makanya Watch Active ini lebih nyaman di pergelangan tangan. Saat dibawa tidur pun tetap nyenyak.

Ukuran case-nya hanya 40 mm lengkap dengan bezel permanen dipinggirnya. Layarnya menggunakan OLED dengan ukuran 1,1 inci. Tanpa bezel, navigas di Watch Active masih cukup user friendly, mungkin karena adopsi sistem operasi Tizen Wearable 4.0, yang memang didesain agar bisa berfungsi baik di layar kecil yang melingkar. Selain itu, tampilan jam di layar bisa diubah-ubah sesukamu.

Meskipun ada penghitung langkah kaki, jarak lari, detak jantung, mampu menganalisa tidur yang nyenyak, atau menampilkan segala data terkait kesehatan tubuh penggunanya, Watch Active tetap tidak boleh dianggap sebagai penasehat kesehatan, apalagi dokter. Hal ini dikarenakan tak ada mesin yang sempurna. Kesempurnaan hanya milik Tuhan YME. Eciyeee…

Layar Watch Active juga bisa dikoneksikan ke smartphone Samsung. Ini sangat sejalan dengan misi Samsung untuk menciptakan ekosistem wearable yang diandalkan. Cukup aktifkan bluetooth yang ada di smartphone, maka jam tangan akan langsung terdeteksi. Kamu bisa atur, notifikasi apa saja di smartphone yang bisa dimunculkan di jam tersebut.

Sebelum terhubung dengan smartphone, pastikan kamu sudah download Gear Warable. Ada juga aplikasi Samsung Health yang mampu mengidentifikasi gaya hidup sehat kita, seperti mengukur olahraga yang telah dilakukan, termasuk perkembangan dari pola hidup tersebut. Selain itu ada juga kemampuan mengukur nutrisi makanan, mulai dari minum, makan, dan asupan kopi. Bisa juga dikolaborasikan dengan olah raga yang dilakukan sehingga tercapai hasil prediksi kesehatan yang berkaitan.

Kalau kamu terlalu lama duduk, Watch Active juga akan memberikan peringatan melalui getar. Itu tandanya kamu disuruh untuk bergerak. Cobalah olah raga di atas tempat duduk atau berjalan ringan ke kantin, melewati tangga. Jika kamu stres pun, Watch Active pun bisa tahu lalu kamu akan diminta untuk melakukan olah raga napas guna relaksasi.

Daya tahan Watch Active kabarnya bisa mencapai 2 hari sekali cas. Di dalamnya memang ada baterai 230 mAh, tapi saat digunakan, harus mengecas setiap hari, tepatnya 16 jam. Itu jika Watch Active dinyalakan seharian penuh, termasuk dikoneksi dengan smartphone Samsung dan GPS tetap menyala.

Kalau kamu memang bukan sobat misqueen, bisa langsung beli Galaxy Watch Active sekaligus dengan Samsung Galaxy S10 Plus. Kuy!

Makin dilirik berondong kalau pakai ini
  • Desain
    8
  • Daya tahan baterai
    6
  • Fitur
    8
  • 5
The Good

Fitur fitness trackernya banyak

Desainnya feminim

Kelihatan mahal

The Bad

Layar terang

Baterai cepat habis

Bezel putar buat mainan ga ada, jadi ga bisa iseng

0
6.810
No Comments Yet

Leave a Reply

Your email address will not be published.