Peringati Hari Kartini, DANA hadirkan diskusi virtual “DANA Kartinian: Woman with Impact”

0
178
DANA Kartinian: Woman with Impact

Memperingati Hari Kartini yang jatuh pada 21 April kemarin, DANA optimis menjadikan perempuan Indonesia lebih berdaya dengan pemerataan literasi digital lewat diskusi virtual bertajuk “DANA Kartinian: Woman with Impact”.

DANA Kartinian: Woman with Impact

Berkat jasanya memperjuangkan kesetaraan hak bagi kaumnya, perempuan Indonesia kini memiliki kesempatan yang sama dengan kaum pria dalam berbagai bidang.

Termasuk dalam sejumlah bidang yang dulu identik dengan kaum pria, seperti teknologi. Seiring dengan waktu, sudah banyak perempuan-perempuan hebat yang dilahirkan Indonesia, mulai dari atlet, pemimpin perusahaan, menteri bahkan presiden.

Lalu, bagaimanakah seharusnya memaknai Hari Kartini di era teknologi digital agar tidak sekadar menjadi seremonial belaka?

Seperti yang disampaikan Agustina Samara, selaku Chief People & Corporate Strategy DANA bahwa untuk meneruskan semangat perjuangan Kartini, perlu dibuka kesempatan yang sebesar besarnya bagi perempuan, bukan saja dalam hal akses literasi digital tapi juga peluang berkarya di industri digital.

“Saya bersyukur bisa mendapatkan kesempatan berkarir dan menduduki posisi yang cukup strategis di DANA. Saya merasakan, DANA sebagai perusahaan teknologi finansial sangat membuka kesempatan bahkan melakukan empowerment agar perempuan Indonesia bisa maju,” ujarnya.

Agustina menjabarkan, wujud komitmen DANA dalam mendukung emansipasi perempuan bisa dilihat dari sejumlah data. Jumlah sumber daya manusia (SDM) perempuan di DANA terus meningkat dan sejak 2019 sampai sekarang tumbuh 142%, dengan jumlah SDM perempuan yang telah mencapai 30% dari total SDM.

Bukan itu saja, perempuan juga banyak yang menempati posisi penting dan strategis di DANA, yaitu 30% di level manajerial dan 40% di level eksekutif.

Hingga saat ini, dari total pengguna DANA yang telah mencapai 60 juta, jumlah pengguna perempuan tercatat tak kalah banyak dari jumlah pengguna pria.

Sebanyak 82% dari pengguna perempuan berasal dari kalangan generasi Z dan milenial. Rata-rata perempuan menggunakan aplikasi DANA untuk kebutuhan transfer, pembelian pulsa, dan pembayaran tagihan.

Sementara jumlah perempuan pengguna DANA Bisnis juga memiliki jumlah yang cukup tinggi dibandingkan pria, dengan 46% di antaranya adalah milenial. Tiga bidang usaha yang banyak digeluti oleh mitra DANA Bisnis perempuan di antaranya adalah kuliner, pakaian, health & beauty spa.

Selain itu pada kesempatan yang sama, Jentina Pakpahan, selaku edukator sekaligus Founder & Director Youth Shine Academy and Youth Shine Indonesia melontarkan pandangan senanda mengenai pentingnya literasi digital bagi perempuan masa kini, termasuk keuangan digital.

Bagi perempuan yang sudah berkeluarga, literasi keuangan diperlukan agar tidak bergantung kepada suami atau kepala keluarga. Sementara bagi yang belum menikah, literasi keuangan menjadi perlu agar mereka bisa lebih bijaksana dalam mengelola keuangan untuk persiapan menghadapi risiko-risiko di masa depan.

Jentina juga menambahkan bahwa berdasarkan sejumlah kasus yang dirinya temui di lapangan, banyak perempuan yang belum memiliki pengetahuan bagaimana mengatur keuangan dengan baik. Di masa sekarang, dengan diperkenalkannya literasi keuangan digital dan masyarakat cashless, itu sangat membantu kaum perempuan.

“Karena itu, saya menekankan pentingnya kaum perempuan untuk mulai melek keuangan, paling tidak dalam mengatur keuangannya serta tetap kuat untuk bisa meng-cover apapun yang terjadi dalam kehidupannya sebagai perempuan,” tandasnya.

Baca juga, DANA Pilih Lima UMKM Perempuan dari Danau Toba

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here