Kata Sanna Marin Soal Pemimpin Wanita Muda yang Jadi Sasaran Ujaran Kebencian

0
26
Sanna Marin
Foto: yle

Gadgetdiva.id — Perdana Menteri Finlandia, Sanna Marin menyatakan pemerintah wanita muda telah menjadi sasaran ujaran kebencian. Pernyataan tersebut ia sebutkan pada Januari 2022 lalu.

Sanna Marin menyatakan bahwa dia dan rekan-rekan menteri perempuan muda lainnya telah menjadi sasaran ujaran kebencian yang ekstensif untuk jenis kelamin dan penampilan mereka saat menjabat.

“Kita dapat melihat bahwa ketika kamu muda dan perempuan, ujaran kebencian yang kita hadapi sering kali bersifat seksual,” ungkap Marin yang dikutip dari Reuters dalam sebuah wawancara yang dilakukan pada awal tahun ini.

Sanna Marin
Sanna Marin | Foto: Reuters

Sanna Marin, 36, menjadi pemimpin pemerintahan termuda di dunia pada Desember 2019 lalu. Saat ia dilantik sebagai perdana menteri dengan awalnya semua lima pemimpin partai dalam pemerintahan koalisi kiri-tengahnya adalah perempuan.

Januari lalu, dirinya memiliki lebih dari 540.000 followers di Instagram. Marin menyatakan dia tidak membiarkan ujaran kebencian memengaruhi keputusannya, tetapi dia khawatir media sosial menjadi lebih menyakitkan.

“Saya kahwatir tentang begitu banyak orang lain dan inilah mengapa kami ingin memastikan bahwa kami tidak menoleransi perilaku semacam ini (ujaran kebencian),” ungkapnya.

Sanna Marin

Saat itu, Marin menjadi berita utama nasional dan internasional pada bulan Desember saat dia memutuskan untuk tidak mempersingkat malamnya setelah mengetahui bahwa dia telah terpapar COVID-19 sehari sebelumnya. Empat hari kemudian Marin meminta maaf dnegan menyatakan bahwa dia seharusnya bertindak berbeda.

Perdana Menteri termuda dari Finlandia ini sempat menjadi topik utama meme di seluruh dunia. Hal tersebut setelah dirinya ditemukan clubbing di tengah pandemi. Meme tersebut beberapa di antarnya lucu dan yang lain menghina.

Beberapa lawan menyerangangnya karena tampil di sampul beberapa majalah mode terbesar di dunia. Dirinya juga sering terlihat bersama penyanyi pop dan influencer media sosial di Helsinki.

“Saya adalah saya, seorang ibu berusia 36 tahun dan seorang anak muda yang memiliki teman dan kehidupan sosial,” kata Marin.

Sanna Marin
Sanna Marin, Perdana Menteri Finlandia | Foto: Reuters

Sanna Marin menyatakan bahwa dia ingin membawa sisi kemanuasiaan ke kempimpinan politik tingkat tinggi. Sekaligus, menunjukkan kepada orang dewasa muda lainnya bahwa orang muda juga bisa menjadi pemimpin.

“Secara global citra seorang pemimpin masih sangat maskulin dan hanya sedikit pengambil keputusan dari generasi muda,” ungkap Marin, menekankan bahwa dia ingin mengubah stigma tersebut.

Sebuah laporan oleh Pusat Komunikasi Strategis NATO beberapa waktu lalu menemukan bahwa politisi perempuan Finlandia menjadi sasarn pelecehan gender di Twitter. Banyak di antaranya berasal dari kelompok akun sayap kanan dan tampaknya tidak sangat terkoordinasi.

Cek berita teknologi, review gadget dan video Gadgetdiva.id di Google News

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini